BAB 57 - MENGENAL ARTI KEBAHAGIAAN

31.6K 2.8K 582
                                        

Always vote dulu sebelum baca bor! Ramein kolom komentar🔥

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Always vote dulu sebelum baca bor! Ramein kolom komentar🔥

TAG jika ada typo atau penulisan kata, aku gercep revisi💫

Semoga suka sama part ini💜

- Happy Reading -

Semarah apapun gue, gue gak bakal lepas tanggung jawab kalau gue punya janji harus jagain lo. — Shaquille Samudera Manggala.

57. Mengenal Arti Kebahagiaan.

Markas D'Handzels dipenuhi oleh banyak motor besar, motor itu parkir sembarang arah membuat motor hitam besarnya terhalangi. Dengan kesal, Samudera turun dari motornya, kakinya dengan mudah mendorong motor besar lainnya yang menghalangi jalan masuk motornya. Motor besar hijau yang barusan ia dorong terjatuh, bahkan menimpa beberapa motor besar lainnya yang berada tepat di sampingnya. Samudera tak peduli, cowok itu tau, kumpulan motor besar ini bukan berasal dari anggotanya. Melainkan dari pihak musuh.

Giginya bergemeletuk kesal. Dirinya sudah pernah bilang bukan? Siapapun yang menginjakkan kaki di wilayahnya, orang itu akan rata ditangannya. Seiring langkah kaki Samudera terdengar suara baku hantam. Suara itu makin terdengar di telinganya. Dan, benar saja ada pertarungan di dalam markasnya. Barang-barang yang berada di dalamnya pun berantakan. Mata Samudera tertuju kepada Bimo yang berada di pojok ruangan, cowok itu memegang perut kirinya serta darah segar memenuhi tangannya.

Lawan musuh Bimo tidak melewatkan kesempatan ini. Saat ingin melayangkan kembali tinjuannya kepada Bimo saat itu juga punggungnya di tendang oleh Samudera.

BUGH!

Samudera menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan, sehingga menimbulkan suara. Dengan cepat Samudera menghabisi lawannya. Tidak banyak, tetapi Samudera akui kali ini kekuatan mereka lebih kuat, sepertinya Lazer's menyewa suruhan untuk membalaskan dendamnya kepada D'Handzels.

"Bangun lo!" hardik Samudera. Samudera mengangkat kerah lelaki itu sehingga wajahnya berhadapan dengan Samudera yang kini menunduk. Mata lelaki itu sudah sayu serta penuh luka.

"Ada apa lo kesini? Nantangin gue?!"

Bisma yang baru saja berhasil melumpuhkan lawannya membelalakkan matanya melihat kembarannya menahan sakit. Dengan cepat ia menghampiri kembarannya, jantungnya seakan berhenti berdetak ketika melihat darah yang berasal dari perut Bimo.

"Bim? Bangsat! Waa, alihin yang lain gue bawa Bimo ke rumah sakit,"

Sadewa mengangguk sekilas. Cowok itu juga sebenarnya khawatir akan kondisi Bimo. Berani sekali Lazer's menantangnya dengan membawa senjata tajam.

Bisma memapah kembarannya. Dalam hati kecil Bisma juga merasakan sakit apa yang Bimo rasakan. Ikatan batin kembarannya sangat kuat, bila salah satu dari mereka sakit pasti satunya lain ikut merasakan sakit.

SAMUDERA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang