BAB 77 - BOLEH ISTIRAHAT?

31.9K 2.6K 1.1K
                                        

Bismillah dulu yok sebelum baca tutup mata bentar ramalkan dalam hati ending yg kalian mau ahaha siap-siapin dari sekarang kita udh mau mendekati ending 😇

Vote dulu sebelum baca! Masih aku pantau yg sider😘 komentarnya juga yaa ramein sebisa mungkinn!!

Semoga suka sama part ini💗

– Happy Reading –

Bintang itu indah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bintang itu indah. Tetapi, banyaknya bintang diatas sana jangan sampai kau bergabung dengan mereka, ya?

Ingin tetap tinggal, tetapi sebagian fungsi di dalam tubuhku ada yang rusak. — Caramel Aqiella Jasmin.

77. Boleh Istirahat ?

BEBERAPA hari yang lalu Rajawali mengadakan pesta bazar, semuanya mengikutinya dengan perasaan senang dan tentunya melupakan sejenak apa hal-hal berat yang ada di diri masing-masing. Sebut saja pengalihan diri, entah ada yang mengekspresikannya senang ataupun sedih, ketika ikut serta meramaikan pesta bazar semuanya hilang, walupun hanya sementara.

Tepat hari esoknya pesta bazar selesai, mereka kembali kepada kewajibannya bersekolah di Rajawali. Yang sudah jenjang akhir menyiapkan ujian nasional, dan adik tingkatnya yaitu kelas 11 menyiapkan ujian kenaikan kelas.

Semuanya sudah terlaksana dengan baik.

Ujian nasional.

Ujian kenaikan kelas.

Dan sekarang Rajawali memberikan waktu atau biasa disebut libur karena sudah meyelesaikan ujiannya masing-masing. Tidak lama, hanya seminggu sembari menunggu rapot yang akan dibagikan. Semuanya begitu cepat, Jasmin pun tak menyangka dirinya akan naik ke jenjang terakhir dan terus menuju gerbang perkuliahan.

Hal yang paling Jasmin sukai di hari-hari kosong adalah mengerjakan beberapa hal yang menyenangkan hatinya. Salah satunya adalah menghias beberapa polaroid yang ia punya, tidak lupa polaroid yang diberikan kepadanya dari pesta bazar waktu itu. Jasmin memotong, menghias pinggir-pinggirnya dengan pewarna warna-warni.

Senyum di bibirnya terbit kala melihat polaroid itu. Ingatannya kembali mundur dimana ia yang merencanakan pertemanan Samudera dan Nathan kembali lagi, sulit memang, mengingat dinding yang mereka ciptakan sangat tinggi.

Jasmin mengambil handphone-nya. Didepannya ini ada satu kotak kecil yang di dalamnya beberapa polaroid bersama dengan Samudera. Jasmin sempat menghiasnya, dirinya ingin memaksa Samudera menyimpannya, mengingat itu Jasmin tertawa kecil. Kamar Samudera itu dominan hitam dan putih, banyak pajangan miniatur luar angkasa, bagaimana jika ia memaksa Samudera untuk menempelkan polaroid itu di kamar Samudera? Bisa dipastikan cowok itu akan menolaknya dengan mentah-mentah.

SAMUDERA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang