BAB 83 - KEHILANGAN TANPA PAMIT

38.7K 3.1K 1.7K
                                        

Halooww aku kembalii lagii, maaf ya baru up lagi karena aku ikutin target yg aku bilang di part sebelumnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Halooww aku kembalii lagii, maaf ya baru up lagi karena aku ikutin target yg aku bilang di part sebelumnya. Part sebelumnya yang udah lupa boleh di baca lagi sebelum baca part ini. Btw, ada yang kangen Nathan?

Aku bakalan update lagi kalau targetnya tercapai ya! Part ini 400 vote + 1,5 komen!

Anyway semoga suka sama part ini 💗

- Happy Reading -

Jangan kemana-mana semesta masih mampu menampung kita

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan kemana-mana semesta masih mampu menampung kita. - Shaquille Samudera Manggala.

Berbicara tentang mengikhlaskan bagaimana bila pembicaraan itu berbalik kepada si penanya? Mengikhlaskan apa yang belum selesai apa itu mudah? - Caramel Aqiella Jasmin.

83. Kehilangan Tanpa Pamit.

BANYAK hal yang Jasmin lewati semasa dirinya berada di rumah sakit. Dimulai dari Samudera yang sering membawakan bunga anemone atau beberapa bunga lainnya untuk di simpan setiap harinya di dalam vas bunga atau atas nakas samping ranjang inapnya. Mengingat itu Jasmin tersenyum kecil, siapa sangka ketua geng mau saja membelikan bunga untuknya, apalagi harus membelikannya setiap hari untuk menggantikan bunga sebelumnya yang sudah layu.

Setelah itu Jasmin pernah bertemu dengan seorang perempuan sepantaran dengan dirinya. Wajah gadis itu pucat dan rambutnya mulai menipis. Jasmin tersenyum sedih dirinya pernah berada di posisi seperti gadis itu, menahan sakit setiap harinya. Tetapi, gadis itu selalu tersenyum, mengingat itu membuat memori dirinya melayang saat malam bulan akhir lalu. Ya, Jasmin pernah menangis sambil memukul dadanya yang terasa amat sakit, dirinya berpikr mengapa Tuhan tidak pernah mengabulkan doa-nya sedari ia kecil. Ia ingin semuanya berlalu dan menjalani kehidupan seperti biasanya tanpa harus merasakan sakit seperti di remas kuat di area dada kirinya.

Satu hal yang Jasmin tahu saat ia bangun dari koma orang tua-nya berkata bahwa dirinya sudah mendapatkan jantung yang baru. Dirinya tak lagi merasakan rasa sakit seperti hari-hari biasanya.

SAMUDERA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang