[ BEBERAPA CHAPTER DI PRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ]
- Kembalinya pertemuan menyebabkan luka -
Ini tentang Shaquille Samudera Manggala. Ketua Geng motor D'Handzels. Ia mempunyai sahabat yang bernama Caramel Aqiella Jasmine.
Berawal dari ke...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Warning! Wellcomeback kawasan D'Handzels🏁 yuk vote dulu sebelum baca🥰
Kalau ada typo atau penulisan kata tandain aja ya💅
Semoga suka sama part ini💜
- Happy Reading -
24. Incaran Musuh.
Yesterday 22.31 Pm
Shaquille Samudera Manggala: Gue Samudera lo pasti tau gue kan?
Shaquille Samudera Manggala: Gue tau lo pelaku yang kasih foto gak bener tentang Jasmin ke gue. Mau main-main sama gue?
Shaquille Samudera Manggala: Next time, lo masih sebarin rumor yang gak bener tentang Jasmin, gue gak pandang bulu sekalipun lo perempuan.
Tangan yang memegang handphonenya bergetar ketakutan. Selimut putih yang tadi menyelimutinya sudah tersibak entah kemana, perempuan itu mengajak rambutnya pusing. Takut, takut berurusan dengan D'Handzels. Setelah beberapa hari yang lalu seseorang mengatakan padanya bahwa ia akan aman dan tidak perlu khawatir tetapi tepat hari ini perkataan yang tadinya menenangkan dirinya sekarang menjadi pikirannya.
Perempuan itu menggigit jarinya bingung, ada satu ide yang terlintas di otaknya segera ia membuka kembali lockscreen handphonenya dan mencari nama seseorang di kontaknya.
Tutt ...
Tidak terjawab.
Sekali lagi, masih ada harapan.
Setelah beberapa menit kemudian ia mencoba kembali panggilan itu tidak juga diterima oleh orang diseberang sana. Parempuan itu melemparkan handphonenya ke lantai yang ada di samping tempat tidur sampai benda berbentuk kotak itu hancur. Tangannya kembali mengacak rambutnya yang sedari tadi sudah berantakan. Kepala perempuan itu kemudian disembunyikan diantara kedua kakinya yang tertekuk.
"Arghhh ... sialan," teriaknya. Tangannya memukul sisi ranjang.
****
"Je! Lo baik banget sih sumpah. Ngapain coba lo halangin kita buat labrak Rina?" ucap Mawar kesal dan duduk di bangkunya.
Saat ini mereka sedang ada berada dikantin lantai 2, tepatnya kantin kelas 11, banyak sekali pengunjung yang datang kesini padahal setiap lantai Rajawali menyediakan kantin. Jasmin melihat ke arah Mawar yang duduk didepannya, gadis itu nampak sekali kesal dengannya.