BAB 67 - MENYAYANGI DENGAN CARA BERKORBAN

29.9K 2.8K 1.4K
                                        

HAYII AKU KEMBALI LAGI!♡ SENENG BANGET ANTUSIAS KALIAN PADA GACOR!🔥 START READING VOTE DULU YUU, NANTI AKU KASIH TARGET FOR NEXT CHAPTER🍰

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

HAYII AKU KEMBALI LAGI!♡ SENENG BANGET ANTUSIAS KALIAN PADA GACOR!🔥 START READING VOTE DULU YUU, NANTI AKU KASIH TARGET FOR NEXT CHAPTER🍰

TAG KALAU TIPO PREN, AKU GA SEMPET BACA ULANG

Semoga suka sama part ini💜

- Happy Reading -

Aku menyayangi mu lebih dari yang aku punya -Shaquille Samudera Manggala

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku menyayangi mu lebih dari yang aku punya -Shaquille Samudera Manggala.

67. Menyayangi Dengan Cara Berkorban.

BRUM! BRUM!

Nathan memberhentikan laju motornya di sebuah gedung tua yang kalau dilihat dari luar, penampilannya berantakan dan horror. Daun merambat banyak menutupi tembok-tembok. Mungkin, banyak orang yang takut memasuki gedung tua itu, tetapi tidak dengan Nathan. Cowok itu melepaskan helm biru tuanya dan memasuki gedung tua itu dengan langkah lebar. Baju putih abu-abu masih melekat di tubuh Nathan, dilapisi dengan jaket Lazer's.

Semakin dekat langkah kaki Nathan menuju pintu utama, semakin pula telinganya terdengar suara gelak tawa di dalam sana. Ya, ini adalah bangunan yang sering ia kunjungi, tetapi tidak akhir-akhir ini. Semenjak Rion mengambil alih langsung memimpin Lazer's, saat itu pula Markas Lazer's di ambil alih oleh Rion.

Bila di pikir-pikir lagi, untuk apa Rion menjadikan dirinya Ketua? Dirinya baru menyadari bahwa selama ia menjabat menjadi Ketua, banyak yang ia harus lakukan. Diluar Geng Lazer's dan musuhnya. Berawal dari ia yang pindah ke Rajawali, membuat kericuhan di Rajawali, memata-matai anggota D'Handzels. Hingga, ia harus mengusik seorang perempuan bernama Jasmin.

Memikirkan Jasmin, Nathan mengusap wajahnya kasar. Gadis itu enggan melihat wajahnya. Dirinya menyadari bahwa dirinya sebagai devil di dalam hidup Jasmin. Seharusnya ia membenci dan melakukan aksinya membunuh Jasmin. Tetapi, mengapa hatinya berkata lain?

"BOS! BOS! GUE KANGEN BANGET AMA NI ORANG ASLI!"

"BOS, DUDUK-DUDUK. BANG RION LAGI ADA DI DALEM KAMAR, LO DISINI AJA."

SAMUDERA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang