20. Hobi Lainnya

2.2K 227 5
                                        

🎶 Down by A.C.E feat Grey

#######

Dengan wajah yang sangat terlihat antusias, Altaria bergerak perlahan setelah orang di depannya maju. Matanya tak henti-hentinya memandang sekeliling. Tak lupa hatinya yang terus menerus berdecak kagum.

Katakanlah Altaria norak meski sudah sering mengikuti sesi temu seperti ini mau pun konser tetapi tetap saja ia tidak bisa tidak kagum.

Tinggal empat orang lagi dan Altaria akan memasuki venue tetapi kemudian seseorang menghampirinya lalu berbisik pelan padanya.

Altaria menatap orang itu seakan memastikan dan setelah yakin ia pun keluar dari antrian lalu mengikuti orang itu. Altaria dituntun menuju ruang tunggu anak-anak manisnya. Ah, betapa sangat bahagia Altaria saat ini.

Mereka pun berhenti di depan sebuah pintu dan orang yang membawa Altaria itu mengetuk pintu kemudian membukanya. Setelahnya ia mempersilahkan Altaria untuk masuk. Altaria tersenyum tipis lalu memasuki ruang tunggu itu dan dapat Altaria lihat kelima pria itu langsung berdiri sambil menatapnya.

“Nunna! Altaria!” Seru mereka begitu melihat Altaria.

Altaria tersenyum lebar. “Hai.”

Kelima orang itu pun bergantian memeluk Altaria. Gadis itu tertawa pelan karena menerima pelukan hangat mereka.

Altaria menatap mereka dengan hangat. “Kenapa aku disuruh kemari? Aku ingin seperti penggemar pada umumnya yang mengantri dan melihat kalian,” ujarnya dalam bahasa Inggris.

Kim Byeongkwan yang mahir berbahasa Inggris itu menerjemahkan perkataan Altaria kepada keempat anggotanya.

Jun selaku leader grup itu bersuara memakai bahasa Korea. “Kami merindukanmu, Nunna. Sekalian mau mengucapkan terima kasih untuk semua makanan itu.” Jun menunjuk makanan yang memang dibelikan Altaria untuk mereka dan juga para staf bahkan panitia acara juga tak luput diberikan.

Altaria tersenyum hangat. “Aku juga merindukan kalian. Iya, itu sudah suatu keharusan. Maaf ya kemarin aku nggak sempat nyamperin kalian di hotel, kecapekan.”

“Nggak apa-apa. Yang penting Nunna tetap datang kemari,” ucap Kim Byeongkwan tak lupa menyematkan senyuman.

“Nunna.”

Chan yang memanggil Altaria itu membuatnya menatap Chan dengan tanya. Dengan cepat Chan melangkah menuju tasnya lalu mengambil sesuatu dari dalamnya kemudian memberikannya pada Altaria.

“Aku nggak lupa bawa jeruk,” kata Chan jangan lupa senyuman lebarnya yang terlihat cerah.

Altaria tertawa pelan setelah mendengar perkataan Chan. Sebenarnya Altaria bisa berbicara bahasa Korea. Hanya saja ia belum mengganti mode bahasanya. Karena sejak beberapa hari lalu ia sudah dipusingkan dengan rapat dari berbagai klien dan rekan memakai berbagai macam bahasa jadi Altaria agak lelah.

“Makasih, Chan,” katanya dalam bahasa Korea.

Chan mengangguk.

Donghun yang sudah kembali ke kursi karena belum menyelesaikan riasannya menyahut. “Ganti duit pajaknya.”

Altaria menatap Donghun dengan sinis.

Altaria [Completed] || RevisedTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang