Chapter 10: Inside The Movie (2)

8.9K 1.7K 134
                                        



[Nona, anda mau kemana?]

"Mencari popcorn~"

[Rasi 'Nine Elegance' penasaran tentang 'popcorn']

"Aku akan menjelaskannya pada mu jika kau memberi ku koin"

[Rasi 'Nine Elegance' menggerutu]

[Rasi 'Nine Elegance' mensponsori 100 koin kepada anda]

"Popcorn adalah sebuah makanan yang terbuat dari jagung." (Name) mulai menjelaskan sambil berjalan mendekati konter penjual popcorn yang masih bagus.

"Biji jagung yang sudah diproses, lalu dipanaskan hingga meletup-letup didalam suatu wadah hingga mekar sesuatu berwarna putih kekuningan?"

(Name) melompati konter lalu melihat-lihat kesekeliling.

"Wow ada soda di kulkas!"

Cttss tak

Busa keluar lalu (Name) meneguk soda itu.

"Puuaaah! Segar sekali! Sudah lama aku tidak minum minuman bersoda. Apa lagi yang ada disini ya?~"

"Ah ini dia!" (Name) membuka sebuah kotak kaca yang berisi popcorn.

"Hmm~ baunya enak sekali~ aaahm!"

(Name) melahap popcorn itu untuk mengecek apa itu sudah basi atau belum dan beruntungnya popcron itu masih bagus.

"Inventory."

[Inventory dibuka]

(Name) mencari sesuatu untuk membungkus popcron-popcron itu lalu memasukannya kedalam inventory, lalu sisanya ia taruh didalam karton popcorn untuk dimakannya langsung.

Tak lupa ia juga memasukkan minuman-minuman bersoda kesukaannya dan beberapa kaleng bir.

'Sayang sekali sudah tidak dingin.' Batin (Name) sedikit kecewa.

"Hmm~ film apa yang selanjutnya ya?"

'Hng? Aah aku tahu juga film ini! Aku menontonnya diam-diam bersama komandan dan Rinrin!'

(Name) berdiri didepan sebuah poster bergambarkan seekor monster besar yang sangat dikenal sebagai "Godzilla".

Namun (Name) berpikir dua kali. Mengingat-ingat bahwa film ini ada film kolosal yang melibatkan banyak negara, orang, tempat, serta berbagai macam monster. Ini adalah film kedua Godzilla. 'King of the Monsters'. Dimana monster dari berbagai tempat akan saling bertarung dan menghancurkan banyak tempat. (Name) dengan cepat segera lari dari depan poster itu sebelum sinar proyeksi menyinarinya.

"Sekarang sebaiknya film apa yang ku masuki ya?"

[Anda tak berniat memasuki film horor nona? Saya dengar anda menyukai film horor.]

'Ya, aku menyukainya. Tapi aku tak tertarik memasukinya.'

[Kenapa?]

'Kau tak bisa menyiksa dan membunuh hantu.'

[Saya mengerti. Lalu apa selanjutnya?]

'Hmm~' (Name) menaiki tangga menuju lantai 2, namun tidak ada film yang menarik untuknya. Dilantai 3 ada beberapa film horor yang menarik namun tentu saja musuhnya adalah hantu jadi (Name) melewatinya dengan acuh tak acuh. Dilantai 4 barulah ia tertarik dengan satu film horor.

"Ini juga bisa." (Name) menghabiskan minumannya lalu membuang kaleng soda itu kesembarang arah. Ia berdiri didepan sebuah poster dengan gambar buaya.

Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang