MAAFKAN AKU 😭😭😭😭
Sumpah, niat ku up kemaren sore abis ashar, eh jaringan internet malah bermasalah 😭😭🤧
Bukan cuman wp, wa, gugel, tele, yt semua kena njir 😭😭
Hiks.
Tp alhamdullilah udah bisa ( ̄▽ ̄)b
Hhuehuehuehue sesuai janji ku up ya []~( ̄▽ ̄)~*
Makasih buat kalian yang udah ngevote.
Dan jangan sungkan buat ngevote wahai para silent reader :v but makasih juga UwU ❤
Yak langsung saja~
Enjoy~
***********************
"Hmm, lebih tepatnya jiwa ku bukan berasal dari dunia ini."
[Nona, apa baik-baik saja memberitahukan ini pada tokoh utama?]
'Kim Dokja bisa menjaga mulutnya.'
Kim Dokja memijit keningnya.
"Jadi, apa itu seperti 'Transmigrasi' itu?"
"Itu memang transmigrasi."
"Ini aneh, di Way of Survival seharusnya transmigratornya... apa itu caramu tahu masa depan yang tidak ku ketahui itu?"
"Uhum. Benar."
"...Lalu?"
"Hmm? Oh ya, jadiii dengan memberiku sebagian kecil otoritasnya, 'dia' memberiku tugas untuk dilakukan."
"Dan apa itu?"
Mata (Name) menatap kearah Kim Dokja.
"Itu untuk melihatmu."
"Melihatku?"
"Ya, sponsorku ingin melihatmu. Mata ini.."
(Name) menunjuk kedua mata obisiannya.
"Ini bukan lagi menjadi mata milikku seorang. Aku membagi semua hal yang kulihat dengan sponsor ku. Kau ingat saat di tahta absolute?"
Kim Dokja meneguk, dia ingat sensasi berat berasal dari (Name) hari itu dan tindakan (Name) yang menutupi matanya sendiri.
"Dan tentu saja untuk melakukan itu lebih baik untuk selalu bersama mu bukan? Selama ini aku sudah terkena banyak pinalti karena jarang melakukan tugasku."
"Lalu, apa untungku menyetujui kontrak ini? Bagaimana aku bisa mempercayai mu?"
Senyum diwajah (Name) menghilang dan wajah datar menggantikanya.
"Hei bajingan aku berusaha berbicara baik-baik. Apa kau sudah lupa dengan Four Yin Demonic Beheading Sword yang diupgrade dengan 50.000 koin ku? Ganpyeongui dan permintaan ku? Apa kau lupa aku berusaha menjauhkan mu dari inkarnasi lain dan membuat Lycon-ku lari-larian? Apa kau tahu banyak hal yang kulakukan agar tidak menjauhkanmu dari Yoosung dan menjaganya sendiri? Hei, Kalau aku mau aku bisa menggunakan semua koinku untuk mencapai skenario terakhir tapi itu tak akan berguna karena satu tugasku belum selesai. Dengar ini, Aku hanya punya satu tugas dan kenapa kau mau membuatnya sangat sulit!?"
Kim Dokja terdiam setelah menerima cercaan itu tepat didepan wajahnya. Ia seketika merasa malu karena seakan-akan telah melupakan semua bantuan (Name).
Ditambah wajah (Name) terlalu dekat...
"A- Itu.. maafkan aku, aku tidak tahu malu... aku mengerti, tapi aku tidak yakin apa itu akan merugikan ku atau tidak."
KAMU SEDANG MEMBACA
Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)
FanfictionOmniscient reader viewpoint x readers -maybe dokjaxreader ;3 Ini bukan cerita khusus... Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya... "Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?" "...Aku hanya orang yang...
