2 hari kemudian.
(Name) tidak berbohong. Dia benar-benar memegang kata-katanya untuk memastikan kami tiba diarea skenario terdekat lebih cepat.
Terima kasih berkat Lamaracks Giraffe, (Name) mendapatkan serpihan cerita yang bagus. Kurasa itu berhubungan dengan tupai Atau kangguru (?). Sehingga dia dapat menutupi waktu yang terbuang untuk istirahat dan membawa kami menuju tempat terdekat dengan area skenario dengan mengikuti navigasi ku.
Selama 2 hari ini juga berkat keberadaan (Name) aku tidak menjadi gila dan mulai berbicara dengan 'Dinding'.
"Hei, Dokja. Ini mulai gemetar lagi. Apa dia kedinginan?"
Aku melirik (Name) yang sedang memegang telur yang berisi jiwa Shin Yoosung ke-41. Entah kenapa aku merasa dia harus mengetahui keberadaan anak ini lebih dulu.
"Dia lapar, beri dia makan cerita mu."
"Lah, ini kan anak mu. Kenapa harus aku yang kasih makan?"
"Kejamnya, padahal kau sudah bermain-main dengannya selama 2 hari ini."
"Hah, aku tidak akan termakan guilt trip mu."
"Ck."
Omong-omong, anak ini akan segera menetas. Aku tidak bisa terus menerus memanggilnya dengan nama Shin Yoosung. Harus ku beri nama apa ya anak ini?
「Pada saat itu, Kim Dokja mendengar suara di telinganya. 」
Aku tersentak dan langsung berjongkok. (Name) yang menyadari itu lebih cepat, sudah bersiaga lebih dulu. Aku melihatnya mengintip dibalik tembok. Keningnya mengerut dan ia ikut berjongkok disamping ku.
"Apa itu penghuni tempat ini?"
(Name) berbisik sambil memeluk erat telur ditangannya. Untuk mencegah hal buruk, aku menyimpan kembali telur itu lalu mengintip dari balik tembok.
Seperti yang ku tebak, setidaknya ada puluhan hingga ratusan individu disana. Mereka melakukan tindakan yang tak terlihat hidup sama sekali. Makhluk yang mirip dengan manusia sedang mengais-ngais tumpukan cerita.
Aku tahu siapa mereka.
Mereka adalah Budak Pemulung. Mereka menerima perintah dari aturan Alam Iblis, mengumpulkan potongan-potongan cerita dari cakrawala disekitarnya untuk digunakan sebagai bahan bakar. Mereka memiliki kecerdasan yang sangat sedikit dan tidak akan menyerang kecuali merasa terancam terlebih dahulu.
「Kim Dokja berpikir, Fakta bahwa ada budak pemulung disekitar sini berarti ada 'kompleks industri' di dekatnya. 」
Kompleks industri seperti kota di Dunia Iblis. Mereka adalah pabrik yang menciptakan energi dengan menggiling pecahan cerita yang rusak dan area perumahan akan mengelilingi pabrik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)
FanfictionOmniscient reader viewpoint x readers -maybe dokjaxreader ;3 Ini bukan cerita khusus... Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya... "Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?" "...Aku hanya orang yang...
