Omniscient reader viewpoint x readers
-maybe dokjaxreader ;3
Ini bukan cerita khusus...
Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya...
"Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?"
"...Aku hanya orang yang...
Aha~! Gak nyangka aku udah makin tua aja wkwkwkwkw, semoga masih hidup sampai book ini selesai~
Udah lama juga yak aku ngerjain book ini huhuhuhhu. Malahan di chapter 36 tahun lalu banyak banget yang ngucapin.
Makasih bangeet!!
Wkwkw liat deh! Teman-teman ku bikin fanart oc ku!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ahaha yang satu kiyowo satu lagi emg khas temen laknat banget wkwkwk
Well happy brojol day for my self!
Ku harap kalian menikmati cerita yang ku buat dalam book ini, dan ku harap kalian menemukan Happy End di Orv dalam book ini!
.
.
Enjoy
.
.
"Kau tahu kemana sebenarnya kemana kita pergi?"
Kim Dokja berdiri dan menoleh padaku. 'Maaf" katanya sebelum menggaruk belakang kepalanya dan dengan ragu berkata, "Aku hanya ... merasa Yoosung ada disana. Aku yakin soal itu, percayalah."
Wajahnya yang tiba-tiba melembut membuat ku mengingat salah satu teks didalam novel yang sempat sistem tunjukkan pada ku sebelum kami memasuki kastle ini. Rasi dan Inkarnasi saling terhubung dengan satu sama lain, seperti orang tua dan anak.
Aku tanpa sadar menghela nafas pendek lalu mengangguk.
"Ayo coba ikuti insting mu."
Matanya melebar, tapi kemudian senyum percaya diri muncul dibibirnya.
"Serahkan padaku!"
.
.
Dan disinilah kami sekarang. Kim Dokja baru saja mengalahkan seekor iblis manusia setengah badak (?) dan ditangan ku ada Jihye yang pingsan. Sepertinya efek samping ramuan itu mulai bekerja.