Chapter 66: Nebula (2)

4.2K 788 176
                                        

Hewwooo~

Hehe udah lama aja :v

Terima kasih sudah menunggu book ini update!

Saatnya membayar rasa tunggu yang telah kalian tahan >:3

Semoga kalian menikmati chapter kali ini~

.

.

Enjoy~

.

.

[Peliharaan mu dalam masalah!]

[Tekan tombol dibawah ini jika ingin membantunya!]

[ ]

Tanpa kusadari mulutku terbuka melihat pesan itu. Apa-apaan pula emot disampingnya itu?

"Hei, kau kenapa??"

Mengabaikan Han Sooyoung yang melihat heran kearah ku, aku kembali fokus pada pesan didepan.

Kata peliharaan membuat ku reflek menoleh kearah Lycaon, tapi saat ini dia sama sekali tak terlihat bermasalah. Sebaliknya, jika Han Sooyoung adalah peliharaan ku maka dialah yang saat ini dalam masalah.

Tapi pikiran ku seketika mengingat orang itu. Kim Dokja ...

Aku menutupi mulutku; tak percaya. Seharusnya kontrak itu adalah kontrak ... tunggu-

'Hei sistem ... salahkan aku yang bodoh atau hanya lupa, kontrak macam apa yang kuminta pada mu hari itu?'

[...maaf nona, tapi anda hanya meminta untuk membuatkan kontrak yang 'mengikat' Kim Dokja pada anda]

... sial.

'Jadi, kau membuat kontrak hewan peliharaan?'

[Benar]

Dari semua hal dan baj*ngan ini memilih kontrak hewan peliharaan ...!!

"Ha ..."

Aku menepuk wajahku dan menggelengkan kepala.

Tidak tidak, orang yang salah disini adalah aku yang mengharapkan seekor 'sistem' untuk dapat memenuhi keinginan ku seperti sekretaris.

Mau tak mau aku harus menekan tombol ini. Peliharaan ku- maksudku, 'teman' ku dalam masalah, dan dia memilih opsi untuk memanggil ku sekarang. Jadi tanpa ragu lagi aku menekan tombol itu,

Tanpa tahu menahu kalau aku akan langsung ditransportasikan menuju tempat orang itu berada.

***

Han Sooyoung dan Lycaon saling pandang setelah melihat (Name) menghilang meninggalkan sisa cahaya kebiruan.

"Eh?"

"Eh?"

"Ehh?"

"Eeeeh???"

***

Dan disinilah dia sekarang. Masih belum sempat mengoleksi informasi disekitarnya, Kim Dokja tiba-tiba menarik tangannya dan membuatnya berdiri secara paksa lalu mengatakan.

"Dia memang bukan Rasi, tapi ... penjelajah skenario adalah anggota pertama kami!"

Akhirnya (Name) mengedarkan pandangannya kesekeliling. Ruang besar itu diisi oleh berbagai macam makhluk yang tak dapat ia kenali sama sekali;

seperti pancaran ilahi ....

Pikirnya menyeleneh.

Ukuran mereka beragam, aura yang mereka bawakan pun juga sangat beragam. Tapi silauan yang menerpa matanya sama semua. Tapi, jika ada hal lain yang dapat (Name) samakan disini, maka jawabannya adalah;

Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang