Ahem ...
Selamat hari raya idul fitri pada readers ku yang menjalani~
Ehe...
Bukan mo boong soal janji mo up special chap pas bulan puasa.
Tapi masalahnya konten yang terkandung didalam special chap ini bikin aku mikir 10 kali
Kira-kira kalau up pas bulan ramadhan dosa enggak sih?
Nah ....
Dan setelah itu aku mutusin buat up setelah lebaran ...
Itu aja deh
Maaf aku banyak salah sama kalian :'D
Semoga kalian menikmati special chap kali ini!!!
Salam damai ✌ Isa desu!
TW: LGBT
Tenang saja, ini bukan tentang gey atau lesbi kok :v
(Name)xDokja
Ada orang yang benar-benar ku cintai.
Aku bisa memberikan segalanya untuk dirinya.
Tapi apa yang harus ku lakukan ... jika dia mencintai orang lain?
Apa yang harus ku lakukan jika hanya 'aku' yang mencintainya?
Aku tak percaya hari ini akan tiba.
Hari dimana kau ada dipelukan ku, sayang.
"Kau orang yang berharga bagi ku, Dokja. Tapi maaf, aku jatuh cinta."
Kata-katanya sama sekali tak bisa ku keluarkan dari kepala.
Aneh. perpisahan kami sudah lewat 3 bulan, tapi aku tetap saja merasa kami masih memiliki hubungan.
Bagaimana tidak? Kami bersekolah disekolah yang sama dan pastinya selalu berpapasan mau itu niat atau tidak.
Hah ... satu hal yang ku banggakan dari diriku, keahlihan untuk berakting ini luar biasa
Jonghyuk tetap menjadi dirinya sendiri, dia beraktifitas dengan normal, biasa, dan tentu saja dengan pacar barunya, kakak kelas bernama Lee Seolhwa.
Tak bisa dipungkiri kecantikannya, pantas saja Jonghyuk mengejarnya.
Terkadang aku terpikir apa selama ini aku dan beberapa mantannya sebenarnya hanya pengganti Lee Seolhwa?
Masih kuingat jelas semasa kami berkencan selalu saja dia membawa Lee Seolhwa kedalam percakapan atau selalu meninggalkan ku jika dia melihat Lee Swolhwa disekitar.
Lidah ku terasa pahit mengingatnya. Tapi aku bisa apa? hanya salah satu mantannya yang pura-pura terlihat move on hanya agar bisa tetap 'berteman' dengan Yoo Jonghyuk.
Bahkan telingaku sudah kebal oleh ejekan dan ocehan Han Sooyoung yang terus memaksa ku pindah sekolah bersama. Dikiranya biaya sekolah dan seragam itu gratis apa??
Helaan nafas keluar dengan sendirinya.
Aku bersandar dan memejamkan mata. Menikmati cahaya hangat matahari dari sela dedaunan, sampai cahaya matahari terhalang oleh bayangan.
Aku membuka mata perlahan dan menemukan-nya berdiri disana sambil menatap kearah lapangan sebelum melirik kearah ku dengan senyum kecil diwajahnya.
"Kau tidur nyenyak?"
"Asal tau saja aku hanya memejam."
Aku balas tersenyum dan menepuk bangku disamping ku, memintanya untuk duduk.
Dia duduk dan meletakkan tangannya dibelakang bahu ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)
FanfictionOmniscient reader viewpoint x readers -maybe dokjaxreader ;3 Ini bukan cerita khusus... Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya... "Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?" "...Aku hanya orang yang...
