Chapter 2: (Name) the Explorer (1)

13.8K 2.2K 324
                                        

(A/N: Disini Author akan menggunakan 'Pemilik asli' menggantikan (Korean name) ok?)

"Huum... Sistem, berapa jumlah makhluk hidup di dalam aquarium pasir ini?"

[Ada 100 semut pekerja, 1 ratu semut, dan 170.682 telur semut]

"haha...HAHAHAHA AKU AKAN KAYA RAYA!!HUAHAHAHAHA!"

7 hari telah berlalu sejak (Name) mendapatkan memori pemilik asli.

Pada hari-hari pertama seorang tetangga datang dan menggantung makanan hangat di gagang pintu apartemen. Itu adalah bibi yang akrab dengan keluarga pemilik asli.

Lalu keluarga pemilik asli yang lain. Dengan alasan malas ikut campur dengan urusan pemilik asli, (Name) dengan sengaja mengurung dirinya sendiri diapartemen itu dan tidak menghiraukan orang-orang yang datang berkunjung. (Name) bahkan dengan sengaja tidak datang keacara pengkremasian keluarganya.

Lalu pada sore menjelang malam dihari kedua, (Name) memesan sebuah peternakan semut secara daring. Lalu pada malam harinya, (Name) pergi ke dekat danau yang tak jauh dari apartemennya diam-diam untuk mencari katak dan kecebong. Beruntung saat itu musim hujan baru saja berlalu. Ia mendapat banyak sekali jackpot.

Dan disini lah ia sekarang. Tengah tertawa terbahak-bahak sambil menghabiskan tabungan milik pemilik asli dan keluarganya.

"Astaga kue-kue milik Geukbang bakeri enak sekali~ nyam~ Sistem kau harus mencobanya~"

[...Nona saya tidak bisa makan-]

"Ahahaha iya ya aku lupa~ hmm sayang sekali ini enak banget loh~ nyam nyam nyam~"

(Name) dengan wajah laknatnya seakan memamerkan short cake yang ia beli didepan apartemen.

Sementara itu sistem hanya bisa istigfar karena pemiliknya akhlakless.

[Nona, itu 10 menit lagi.]

"Ya, aku tahu kok. Bagaimana dengan barang yang kuminta?"

[Hampir selesai. Hanya tinggal menambahkan elemen terakhir saja.]

"Bagus kalau begitu."

(Name) berdiri.

Ia lalu memandang kearah cermin seluruh tubuh yang ada disamping sofa.

Pakaian yang secara ia beli secara khusus di deep web, itu menghabiskan lebih dari 1 juta won (kira kira 12 juta rupiah) namun lumayan untuk ia gunakan sampai ia dapat membeli barang di tas Dokkaebi. Karena sistem Star Stream belum ada saat ini, mau tak mau ia harus membeli pakaian ini di sana. Dengan peningkatan yang nantinya akan dilakukan oleh sistem, setidaknya pakaiannya bisa tahan dari cakaran atau gigitan para monster.

Sedikit berat dan terlalu banyak embel embel karena masih manual. Ingin sekali Name memiliki jubah seperti milik Kim Dokja atau Yoo Jonghyuk

[10 9 8]

Sistem mulai menghitung mundur waktu yang tersisa.

Name mengambil bensin didekatnya lalu mengambil korek api.

Ada 3 aquarium didepannya. Akuarium berisi koloni semut, lalu aquarium berisi kecebong dan beberapa katak, lalu disebelahnya lagi aquarium ikan hias milik keluarganya.

[3 2 1]

Tiba tiba tanah bergemuruh dan semua lampu mati.

(Name) sudah menyediakan senter disampingnya lalu menerangi ruang keluarga lagi.

[Layanan gratis sistem planet 8612 telah dihentikan.]

[skenario utama telah dimulai.]

'Hu... ini dimulai.'

Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang