Chapter 99: Demon King and His Accomplice (7)

229 47 10
                                        

Hewoooo Isa kembaliii

ga kerasa udah lama ga update awokwowkowok

Langsung ajah, happy reading guyss


.


.


.






Aku memandangi Han Myungoh yang kini terikat dikursi yang sama dengan yang ku duduki sebelumnya. Dia terlihat meronta-ronta, kurasa kursi itu memang kursi khusus.

Kim Dokja melirik Han Myungoh sejenak kemudian berpaling pada ku.

"Apa?"

"Lihat, kursi ini bekerja dengan baik, kenapa itu tidak bekerja pada mu?"

"Memangnya kursi itu punya kekuatan khusus untuk menahan orang ya?"

"Tentu saja, itu adalah penekan kis-"

Tiba-tiba Kim Dokja berhenti ditengah kalimatnya. Kenapa dia?

Kim Dokja berdehem lalu memalingkan wajahnya dari ku. Hei tunggu kenapa kau terlihat panik??

Wajah pria itu memucat, tapi sepertinya dia tidak mau membicarakannya.

Alih-alih melanjutkan percakapannya dengan ku, Kim Dokja memperhatikan wajah Han Myungoh sebelum membangunkan pria itu.

"Aku tahu kau sudah bangun. Jadi hentikan akting tidak berguna itu." ucapnya dengan dingin, sepertinya pria ini masih memiliki dendam pada mantan atasannya.

Aku memilih untuk meninggalkan mereka. Tidak ada gunanya juga jika aku disana. Aku masih ingat isi novelnya, informasi yang akan disampaikan oleh Han Myungoh tidak terlalu penting untuk ku. Untuk apa aku tahu detail cerita soal pria yang melahirkan?

Oh, haruskah aku berburu algojo saja?

Sesaat setelah aku memikirkan itu, aku merasa sengatan menyakitkan dari perut ku.

"Ahk-!"

Bruk

Kakiku melemas dan memaksaku berlutut dilantai atas lantai kayu yang kasar.

"Hah?! Kau kenapa!?"

Entah kebetulan macam apa, yang menemukan ku dalam kondisi ini adalah Jang Hayoung.

Ugh ini memalukan tapi!!

"Perut ku sakit sekali ... sial apa-apaan ini?! Tolong aku! Aku rasa aku akan mati!!"

.

.

.

"Ini ...."

Aileen memandang ku dengan keringat dingin didahinya.

Jang Hayoung yang menemukan ku meringkuk didepan kantor langsung membawa ku menemui Aileen. Dan disinilah aku, berbaring dimeja operasi (lagi), masih dengan nyeri mengerikan dari perut ku.

"Aileen, ada apa dengannya? Apa itu karena kekurangan mana lagi?!" Kim Dokja bertanya dengan cemas. Dia langsung keluar begitu mendengar seruan Jang Hayoung tadi.

"Apa...? A-aku kenapa? Uuggh ...rasanya mau mati ..."

Aileen meneguk lalu membenarkan kacamatanya, "Hei ... kapan terakhir kali kau makan?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 09 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang