"Ini sudah lebih dari 3 jam sejak Dokja-ssi, Heewon-ssi, dan Gilyoung-ah pergi bukan?" Yoo Sangah menatap pertarungan dibawah tangga dengan tatapan khawatir.
"Iya. Apa mereka masih lama? Berapa lama lagi Gong Pildu bertahan?" Hyunsung pun menatap medan pertempuran dengan tatapan cemas. Tiba-tiba ia menyadari sesuatu yang aneh dan berdiri.
"Ada apa Hyunsung-ssi?" Tanya Yoo Sangah.
Mata Hyungsung bergetar melihat hal yang tengah mendekati mereka.
"Ada sesuatu yang mendekat!"
Orang-orang yang dibawah kaget dengan seruan Lee Hyunsung.
Hingga akhirnya sosok itu muncul dibawah.
Dengan tombak penuh darah monster. Sosok itu menebas semua monster dibawah yang terus bermunculan.
Tanpa henti, sosok itu terus menebas para monster selama berjam-jam dan setiap 40 menit dia akan mengambil semua potion peningkatan kekuatan sihir yang seharusnya diberi pada Gong Pildu. Namun sebagai gantinya, ia menggantikan tugas Gong Pildu untuk mengalahkan semua monster-monster itu.
Sesekali dia akan terlihat berbicara sesuatu pada Gong Pildu namun mereka tak bisa mendengarnya.
Lama-kelamaan entah bagaimana monster-monster itu berhenti mendekat, tidak. Mereka ragu-ragu, para monster yang tak pernah berhenti datang dan memakan manusia itu akhirnya menunjukkan 'Ketakutan' untuk yang pertama kalinya.
Ketenangan itu berlanjut hingga skenario ketiga selesai...
***
Sebelumnya~
"Ternyata aku pergi terlalu lama ya?" Ujar (Name) saat melihat monster memenuhi seluruh stasiun Chungmuro.
'Kalau gak salah seharusnya seluruh Green Zone di Chungmuro sudah dihancurkan oleh tim Kim Dokja. Dan saat ini Gong Pildu sudah menjadi budaknya Kim Dokja dan tengah menahan para monster itu sendiri. Malangnya~'
[...]
"Hahaha..."
'Sistem bagaimana menurut mu jika ketika Gong Pildu terpojok dan bekerja mati-matian lalu sosok seperti malaikat dengan gagah dan berani menyelamatkannya. Hm?'
[Do as you wish, my lady.]
'idih sok enggres!'
(Name) tanpa babibu lagi mengeluarkan Hsu Guandao nya dari inventory lalu melangkah masuk kedalam stasiun Chungmuro.
Layar biru skenario muncul didepannya
[Skenario Utama #3 – Pertahanan Darurat]
Kategori: Utama
Kesulitan: B
Persyaratan: Semua Green Zone diarea ini telah dihancurkan dan para monster yang seharusnya tersedia diwaktu yang tersisa mulai menjadi liar. Bertahan melawan kawanan monster selama sisa waktu.
Durasi: 8 jam
Kompensasi: 1.000 koin
Kegagalan: -
Para monster yang mengamuk itu akhirnya menyadari keberadaan (Name). Namun (Name) yang jujur saja hari ini lelah tersenyum terlalu sering menjadi malas tersenyum dan hanya tersenyum dalam batin.
(A/n: Bayangkan saja senyum sadis tanpa senyum :v)
Dengan muka datar namun dimatanya dipenuhi kegembiran...
[Apa anda ingin menggunakan skill baru anda nona?]
'Hmm boleh juga.'
[Mengaktifkan skill Ancient Tiger Aura.]
KAMU SEDANG MEMBACA
Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)
FanfictionOmniscient reader viewpoint x readers -maybe dokjaxreader ;3 Ini bukan cerita khusus... Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya... "Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?" "...Aku hanya orang yang...
