Holaa
:3
Aaahhh aku rindu sensasi mengetik diatas keyboard laptop :'D
Maaf membuat kalian menunggu selama ini!
.
.
Enjoy~
.
.
Saat sampai ditempat pertemuan, hal yang pertama kali kami lihat adalah Lee Hyunsung yang dikeliling penari-penari telanjang dan Han Sooyoung yang mencoba membunuh seseorang.
Beruntung Kim Dokja bergegas lebih dulu dan menghentikannya sebelum pertumpahan darah terjadi.
Kami melakukan reuni singkat sebelum akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.
Didepan kami Kim Dokja tengah menagih barang-barangnya dari Han Sooyoung. Berbeda dengan yang asli, yang membayar Han Sooyoung kali ini adalah aku.
[200.000 coin telah diserahkan pada Inkarnasi Han Sooyoung]
Pemberitahuan dari Sistem membuat ku mendecak. Hari demi hari coin ku terus berkurang. Salah satunya adalah ketika aku tiba-tiba muncul diperjamuan rasi bintang. Mata ku hampir melompat keluar melihat jumlah fantastis coin yang dikonsumsi untuk memasuki ruangan tak berguna itu.
Jumlahnya sekarang? Entahlah, aku tak mau melihatnya. Aku tak mau melihatnya lagi sampai jumlahnya kembali ke satu juta koin.
"... Apa memang semudah itu menjadi rasi bintang?"
"Mudah? Kalau begitu kenapa tidak coba saja sendiri."
"... jadi, sekarang kau akan mengawasi kami diluar skenario dan mensponsori kami??"
"Tch, alihkan saja terus. Lagi pula mana ada hal semacam itu, aku menjadi rasi bintang saat masih berada didalam skenario, jadi aku masih harus mengikutinya sampai selesai."
"Ah masa? Memangnya apa bedanya? Dimata ku sama saja."
"Ha ... percuma membicarakannya dengan mu. Otak kecil mu takkan mengerti."
"Apa?!"
Terjadi pertengkaran- tidak, itu hanya Han Sooyoung yang mengomel dan Kim Dokja yang mengabaikannya. Sementara disamping mereka Lee Hyunsung berusaha menenangkan Han Sooyoung.
"Kalau Dokja hyung bisa menjadi konstelasi ... lalu apa nuna juga bisa?"
Aku menolehkan sedikit kepalaku kebelakang, pada Lee Jihye yang sudah sadar dari efek samping obat tapi belum cukup kuat untuk bergerak.
Aku menggeleng atas pertanyaannya.
"Kenapa?"
'Kenapa, ya? Sistem, bagaimana menurut mu?'
[Sudah saya katakan, anda bukan bagian dari dunia ini. Anda mungkin bisa menjadi inkarnasi, tapi tak ada yang bisa menjadi sponsor anda didunia ini selain Petinggi Agung. Anda takkan bisa menjadi konstelasi, tapi anda bisa menjadi sama kuatnya dengan konstelasi. Apa itu masih tidak cukup? Jangan menjadi manusia serakah.]
... benda ini ...
'Aku tak peduli, lagi pula siapa yang mau menjadi konstelasi, aku hanya bertanya pendapat mu dasar benda. '
[Huh. Saya bukan benda asal anda tau manusia rendahan]
Hah! Benda ini makin hari makin kurang ajar ya?!
KAMU SEDANG MEMBACA
Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)
FanfictionOmniscient reader viewpoint x readers -maybe dokjaxreader ;3 Ini bukan cerita khusus... Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya... "Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?" "...Aku hanya orang yang...
