Chapter 43: Shin Yoosung (2)

5.9K 1.3K 70
                                        

Soo.... guys, tadi malam aku lupa mau up 3 chapter lagi buat book ini :v
Wwkkwkwk maklum mungkin gara gara aku ngantuk banget tadi malam lol

Ok langsung aja~
Selamat membaca~
(๑•̀ㅂ•́)و✧

******

"Sebuah kamp pengembara?"

Tanya ketiganya bersamaan. (Name) mengangguk.

"Aku menemukan mereka dihari pertama dan saat ku tinggal selama beberapa hari, tau-tau mereka sudah sangat besar."

(Name) membawa tiga orang itu ke kamp para pengembara. Ketiganya langsung takjub. Bagaimana tidak. Sistem pertahanan mereka bagus. Pasokan makanan terus ada. Penyerang, pelindung, bahkan healer ada di kamp ini.

Kim Dokja kagum melihatnya. Dibanding Tambang Koin yang melakukan berbagai hal jahat untuk mendapat koin. Orang-orang disini bertaha hidup dengan cara yang 'normal' didunia yang hancur.

"Untuk malam ini menginaplah. Ada banyak makanan juga."

(Name) kemudian meninggalkan ketiganya untuk berbicara dengan salah satu orang yang mengurus kamp. Kemudian mereka mendekat.

"Pria ini Yoo Kibong-ssi. Dia akan membantu kalian disini, aku perlu pergi lagi sekarang. baik-baiklah dengan orang-orang disini."

Setelah itu (Name) pergi tanpa berbalik lagi.

'Dia jadi mirip si sialan Yoo Jonghyuk...' Batin Kim Dokja tak senang.

"Hahaha, ah! Tuan biar ku bantu."

"Ohoho wanita yang baik sekali~"

Han Sooyoung dan Kim Dokja melihat tingkah laku baik Yoo Sangah.

"Ceh, dia seperti tokoh utama wanita saja."

Kim Dokja mengangguk setuju dalam diam.

***

(Name) mengecek smartphonenya lagi. Ia menatap pesan terakhirnya dengan Honghoon sebelum internet terputus. Tapi tepat setelah itu ia menerima banyak sekali spam dari Donghoon.

-Nuna!
-Apa kau baik-baik saja?

Dan seterusnya.

Setelah itu baru lah hal yang terpenting.

-Tetaplah berada di Yongsan-gu.

Itu ada disisi utara Sungai Han. (Name) bisa saja menyebrang sendiri, namun agak sulit jika harus membawa orang lain.

'Seharus saat ini mereka sudah bertemu bukan?'

[Ya nona, Kim Dokja dan Han Sooyoung sudah bertemu dengan Shin Yoosung.]

'Ini memang sehari lebih awal tapi lebih cepat lebih baik.'

Agar yang lain tidak kesulitan berjaga. (Name) akan tidur ditempat yang membantunya bisa melihat seluruh gedung dan memasang barier super tipis yang hanya akan membantunya untuk mendeteksi orang lain yang masuk.

Dengan tas punggung dipelukkannya, (Name) tertidur selama 3 jam lamanya. Matanya perlahan terbuka begitu notifikasi dari sistem muncul.

'Sudah saatnya.'

Beberapa saat sebelumnnya

"Apakah kamu ingin tinggal bersama kami?" Tanya Yoo Sangah dengan sopan dan ramah.

"Hah?" Shin Yoosung sedikit memiringkan kepalanya.

"Tidak apa-apa jika kamu bersama kami. "

Yoo Sangah menatap Kim Dokja seolah dia meminta izin. Namun, jawaban anak itu lebih cepat. "Aku tidak ingin menjadi gangguan."

Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang