Kalian tahu apa yang paling Isa sukai setelah regressor?
Regressor yang bucin!
YAHAHAHAHAHAHAHHASvahaswwfgsgaydwi;qwuodefwbhbhlndaskjdf
/Abaikan kesintingan diatas.
Maafan segala typo yang bertebaran...
〒▽〒👍
************************************
"(Name)!"
Seru mereka bersamaan.
"Si-Siapa dia?!"
Min Jiwon, si raja kecantikan berseru kaget.
"...Kau ini selalu saja...! ah sudah lah, apa yang kau lakukan disini? Dan apa-apaan baju keren itu?!"
"Ya, aku tau bajuku keren. Aku hanya kebetulan lewat dan melihat ada peperangan bersejarah. Jadi aku mampir untuk melihat-lihat. Dan, "oh ternyata ada Dokja." Jadi aku mendekat."
'Aku yakin dia berbohong...' Batin Dokja curiga dan menatap (Name) tak percaya.
"Dan kau tahu aku kesulitan?"
(Name) mengangguk sebagai jawaban. Kim Dokja kemudian melirik sesuatu yang menggantung disabuk (Name).
"Jadi kau yang mengambilnya... sialan kau tahu ini akan terjadi ya?!"
"Tidak~ tentu saja tidak~"
"Kau pembohong.... Hah... pinjami aku benda itu." Kim Dokja mengusap wajahnya dan menunjuk Ganpyeongui yang ada disabuk (Name).
"Ini? Boleh saja sih. Tapi ada syaratnya."
"Koin?"
"Tidak. Aku akan meminjamkannya dengan syatrat kau harus mengabulkan permintaan ku dimasa yang akan datang. Tentu saja aku tidak akan meminta hal yang sulit bagi mu dan kau boleh menolaknya jika kau tidak menyukai itu. Bagaimana?"
"Hmmm, aku boleh menolaknya kalau aku tidak mau bukan?"
"Umu. Satu pemakaian untuk satu permintaan."
"Baiklah serahkan itu pada ku."
"Ini."
Gapyeongui pun berpindah tangan.
"Kim Dokja! Hwarang ku semakin terpojok!"Seru Min Jiwon.
Dokja pun memperhatikan Min Jiwon yang gemetaran dan berkata, "Aku masih punya 2 cara untuk menghadapi dia. Yang pertama, kita biarkan si inkarnasi Guan Chang itu mati."
"Apa yang...apa maksudmu?"
"Begitu Transformasi Latar terjadi, medan pertarungan ini sudah berubah menjadi medan perang bersejarah. Kalau inkarnasi dari Guan Chang mati, moral pasukan Silla pasti bakal memuncak karena kemarahan mereka. Itu sih kalau berdasarkan fakta sejarahnya."
"Dan cara yang ke dua adalah dengan merubah alur sejarahnya."
Kim Dokja melihat bergantian antara (Name) dan Ganpyeongui. Ganpyeongui, alat untuk observasi angkasa yang dibuat di masa Joseon abad ke-17.
Min Jiwon yang merasa gelisah pun bertanya, "Kalau cara itu gagal, bagaimana?"
"Kerajaanmu bakal musnah."
"Kalau begitu jelas aku pilih cara pertama...!"
Kim Dokja menggeleng.
"Aku sama sekali nggak bermaksud ngasih kamu pilihan. Dari awal aku mau ngelakuin cara yang ke dua kok."
KAMU SEDANG MEMBACA
Happy End (Omniscient Reader's Viewpoint Fanfic X Reader)
FanfictionOmniscient reader viewpoint x readers -maybe dokjaxreader ;3 Ini bukan cerita khusus... Ini hanya cerita tentang seseorang yang terjebak dalam novel yang baru selesai dibacanya... "Nuna yang baik hati, sebenarnya kau siapa?" "...Aku hanya orang yang...
