Selamat membaca, jangan lupa komen dan vote 😊 maaf jika ada yang typo 🙏. Jangan lupa masukkan cerita ini ke reading list kalian dan juga recommended ke teman kalian😊 follow juga akun ini, Terima Kasih 🤍
Aqila mulai tadi bolak-balik menatap pintu di hadapannya. Sudah satu jam Aqila menunggu Lio, tapi suaminya itu tak kunjung datang. Padahal jam sekarang sudah sangat lewat dari jam pulang sekolah.
Karena sudah sangat bosan Aqila berjalan menuju dapur. Dari pada ia tidak mengerjakan sesuatu lebih baik Aqila membuat makanan untuk mereka nanti.
"Kak Lio di mana sih?" guman Aqila.
Makanan yang sudah Aqila siapkan susah tertata rapi di meja makan. Tapi Lio suaminya belum pulang juga.
"Ciee ada yang lagi cari gue nih," goda Lio yang tanpa Aqila sadari Lio sudah ada di belakangnya.
"Ehh kak Lio, kapan di sini?"
"Kenap lo cari gue? Rindu hem?"
"Rindu apaan. Aqila gak pernah tuh rindu sama kak Lio," bohong Aqila.
"Bilang aja iya. Gak usah bohong."
"Ihh kak Lio mandi gih bau tau," ujar Lio karena dengan sengaja Lio mencium pipi Aqila.
"Mandiin sayang," bisik Lio di telinga Aqila.
Bluss pipi Aqila seketika memerah. Lio benar-benar membuat ia malu.
"KAK LIO!"
Lio terkekeh di tempatnya. Entah mengapa Lio suka sekali melihat Aqila seperti saat ini.
Lio mengecup puncak kepala Aqila. "Gue bersiin diri dulu."
"Kak Lio kenapa sih jadi meresahkan gini," guman Aqila memegang pipinya yang masih memanas.
Beberapa menit Lio berada di atas. Akhirnya ia turun dengan kaos hitam polos dengan celana selutut berwarna senada. Tampan, Aqila tidak pernah bosan melihat wajah Lio.
Aqila mulai memasukkan nasi, lauk dan sayur kedalam piring Lio. Mereka menikmati makan siang itu dengan hikmat.
"Gimana hasil pertandingan Danu?" tanya Lio di sela-sela makannya.
"Kak Danu menang, kak Danu memang hebat saat bermain tadi," ujar Aqila antusias.
"Cikh emangnya Danu aja yang hebat. Gue juga hebat kok," ujar Lio berbisik.
Lio tidak suka cara Aqila memuji Danu secara terang-terangan. Sekarang Lio merasa cemburu pada Danu.
"Lebih hebatnya gue. Jadi Ketos, gue urus tuh semua murid SMA Nusa Bangsa," ujar Lio dengan pdnya.
Aqila terkekeh menatap Lio. Ternyata suami nya itu sedang cemburu. "Iya suami Aqila paling hebat. Gak ada yang bisa seperti kak Lio," ujar Aqila.
Lio tersenyum bahagia saat Aqila memuji dirinya. Kekanak-kanakan memang, tapi Lio menyukai hal itu.
***
Brakk
Dengan kuatnya Lio terjatuh tepat di depan kelasnya. Lio menatap sinis seseorang yang membuat ia tersungkur.
"Woi Gara bangsat!" teriak Lio keras. Saat ini bokongnya Lio sangat sakit akibat ulah Gara yang menabraknya.
"Maaf gue gak sengaja Lio!" teriak Gara berlari tergesa-gesa entah ke mana.
Danu menjulurkan tangannya ke hadapan Lio. "Lo gak apa-apa?"
"Bokong gue sakit banget njirr," ujar Lio mengusap bokongnya yang sakit. "Bangsat tuh anak!" lanjutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lio & Aqila (END)
Romance[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Pernikahan anak SMA. Bisa dikatakan perjodohan sesama anak SMA. Tidak ada yang tau hubungan keduanya lebih dari sekedar sepupu saat menjalani hubungan rumah tangga tersebut. Awalanya tidak ada rasa suka dan cinta di...
