Berharap sebelum cerita ini end kalian tetap rekomendasi cerita ini ke teman-teman kalian yang lain.
Berikan banyak cinta dan support untuk cerita ini🔥
Terima kasih karena bertahan sampai saat ini, sayang kalian banyak-banyak.
Berikan vote dan komen dan juga follow akun ini ok🤗
***
Lio dan Aqila sangat cocok dengan jas dan gaun yang mereka gunakan malam ini. Malam ini mereka akan menghadiri acara pernikahan Gara dan Ariana.
Ya undangan yang di terima Lio saat di perusahaan adalah undangan pernikahan Gara. Baik Lio dan Aqila tidak menyangka kalau kedua pasangan itu akan melangsungkan pernikahan secepat ini.
Sepulang dari kantor tadi Lio menyempatkan untuk pergi ke toko pakaian dan perhiasan yang cukup terkenal di Jakarta.
Lio membelikan beberapa gaun dan juga perhiasan untuk Aqila. Sengaja Lio tidak mengajak Aqila. Istrinya itu tidak akan mau jika Lio mengajak berbelanja, Aqila selalu mengatakan kalau ia masih memiliki gaun dan perhiasan yang banyak. Ia tidak memerlukan hal itu lagi.
"Kak, bukankah hal ini terlalu berlebihan," ucap Aqila.
Ia memperhatikan tampilannya malam ini kepada Lio. Sangat cantik, wow dan elegan. Tapi Aqila kalau penampilan nya malam ini sangat berlebihan.
Lio menggeleng pelan. "Tidak ada yang berlebihan sayang."
"Aqila rasa ini semua berlebihan. Bisa-bisa Aqila di kira pengantin wanita nya."
"Biarin kan saja," ucap Lio acuh.
Aqila mendekati Lio. Lalu berbisik sesuatu di dekat suaminya itu. "Kak Lio mau istrinya di lihat orang banyak." Aqila menaik turunkan alisnya.
Mata Lio membola sempurna. "Gak! Gak akan. Awas aja kalau ada yang lihat kamu, gue congkel mata tuh orang!" ucap Lio garang.
Aqila terkekeh pelan. Tangannya naik memperbaiki letak dasi suaminya. "Suami Aqila tampan banget." Pujinya terang-terangan.
Lio tersenyum bahagia. Tangan kekarnya dengan cepat memeluk pinggang ramping Aqila.
Tatapan mereka bertemu, baik Lio dan Aqila bisa merasakan nafas mereka masing-masing sangkin dekatnya.
Kecupan manis mendarat di bibir Aqila. Seperkian detik kecupan bergantian dengan ciuman yang menggebu-gebu dari Lio.
Aqila hanya diam. Memejamkan mata. Merasakan kasih sayang satu sama lain.
Aqila melenguh. Mendorong bahu Lio pelan. "Udah kak," ucapannya setengah gos-gosan.
"Gak usah pergi!"
"Lah kenapa kak?"
Aqila bingung kenapa lagi Lio tidak ingin pergi.
"Gak mau aja!"
"Kak ngak bisa gitu dong. Kak Gara udah undang kita. Masa iya kak Lio gak mau pergi dengan alasan ngak jelas," ujar Aqila.
"Gak mau ih!"
Lio memeluk tubuh Aqila erat. Menyembunyikan wajahnya di leher istrinya. Beberapa kali Lio mengecup leher jenjang Aqila.
"Ih kak, ayok entar kita telat."
"Gak! Gak mau. Maunya sama kamu," ucap Lio.
Aqila membuang nafasnya perlahan. Mengusap rambut hitam Lio. "Kak Lio kenapa hem?" tanya Aqila lembut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lio & Aqila (END)
Romansa[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Pernikahan anak SMA. Bisa dikatakan perjodohan sesama anak SMA. Tidak ada yang tau hubungan keduanya lebih dari sekedar sepupu saat menjalani hubungan rumah tangga tersebut. Awalanya tidak ada rasa suka dan cinta di...
