vote komen duluuu
!!!
"Mau minjam juga Vaniaa, lo lama banget ah," ucap Carissa ingin mengambil kutek yang sedang dipakai oleh Vania. Tapi Vania langsung mengambilnya.
"Gue belum selesai kali Sa, sana warna lain aja ah." Vania berbalik badan agar Carissa gak bisa ganggu dia lagi. Jangan diganggu dong, jelek.
"Itu doang kelahi," ucap Laura jengah melihat kelakuan kedua temannya itu. Ah rasanya Laura ingin meninggalkan teman-temannya itu, tapi apa daya, tak ada orang yang mau berteman dengannya selain mereka berempat.
"Gue udah siaaaap, cantik bangeeet." Tessa mengangkat tangannya dan melihat dengan mata yang berbinar. Warna pink juga biru menghiasi kukunya saat ini.
"Gue mau juga dong kaya Tessa aja, Vania lelet banget." Carissa mengambil kutek biru soft dan pink soft yang dipegang Tessa dan memakainya seperti yang Tessa pakai di kukunya.
Tapi kayaknya gak bakal sama deh, soalnya yang buat beda, kuku mereka juga beda, Tessa agak panjang dan Carissa pendek, dia tidak boleh panjangin kuku sama Reivan, katanya kukunya tajam kalau panjang, suka tercakar si Reivannya. Wkwkwk
"Ih kok jelek sih gue buatnya," ucap Carissa melihat hasil karnya. "Lo cantik Tes," lanjutnya sambil melihat kuku Tessa. Kan benar, pasti beda.
"Udah ah, ntar kita hapus juga lagi, mana boleh make warna ini ke sekolah. Gue mau yang bening aja," ucap Vania mengambil kutek bening yang ada di atas meja rias Quenza.
"Eh lo ya, baru pake dah mau hapus, bagus gue aja yang make itu tadi." Carissa terlihat marah dari nadanya, iya juga sih, buang-buang aja ni anak.
"Boleh kok di sekolah pake kutek, tu kak siapa tu yang populer di sekolah, pake kutek kuning lagi," ucap Tessa mengingat nama kakak kelasnya yang populer disekolahnya itu.
"Dia itu anak nakal, jangan disamain sama kita yang baik-baik," ucap Laura membuat Tessa memandangnya lalu menyengir.
Ting
Ting
Ting
Ting
Ting
Ting
Notifikasi yang begitu ribut dari HPnya Tessa itu mengganggu mereka semua. Tessa langsung membuka HPnya dan melihat pesan apa yang masuk itu.
"Weh sumpahlah, si Dania ngundang kita ke acaranya besok. Kok tumben tuh anak. Biasanya juga gak akur kita sama dia," ujar Tessa melihat notifikasi yang baru saja masuk di linenya.
Daniaa
P
Tessa
Besok datang ya diacara ulang tahun gue Bulan depan
Bawa kawan" lo juga
Besok gue kasih undangannya deh
Jangan lupa datang yaaa
"Mana coba lihat." Vania mengambil HP yang tadinya Tessa pegang dan melihat apa isinya. "Sumpahlah, ngapa tu anak. Bulan depan lagi, masih lama tau."
"Yaudah deh ikut aja, makan gratis," kata Quenza membuat semua menatapnya.
"Bener-bener ya orang kaya," kata Carissa membuat Quenza menyengir sambil menggaruk tengkunya yang tak gatal.
"Apa gue jawab ni?" tanya Tessa pada mereka semua.
"Bilang iya aja," saran Laura lalu diangguki oleh Tessa.
tessakalila
iya dania
makasih ya
"Oh iya, gue denger denger bakal ada anak baru. Tapi gue denger doang, gak lihat secara langsung, katanya sih dia dulu SMP di SMP Arven terus di DO karna nakal gitu, nah sekarang dia masuk Arven lagi," ucap Carissa dengan semangat empat lima kalau udah gosip, calon mak-mak penggosip di depan gang ni.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRISTE [TAMAT]
Novela Juvenil(PART MASIH LENGKAP) Ini cerita Albara Samudra, cowok ganteng, irit bicara, cool dan dingin dengan Tessa Kalila, cewek cantik, ceria dan cerewet. Tessa, sejak pertama kali bertemu dengan Bara, Ia langsung menyukainya tapi Bara sama sekali tak ingin...
![TRISTE [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/270492506-64-k236252.jpg)