"So..... Who is it?"
[Jadi..... Siapa itu?]
"Who, who??"
[Siapa, siapa??]
"Letter"
[Surat]
"Ah..... Letter.... Well, stranger? Maybe I can say it like that"
[Ah..... Surat.... Ya, orang asing? Mungkin aku bisa katakan begitu]
"You send a letter to a stranger? For what? Are you gonna rob them?"
[Kau mengirim surat pada orang asing? Untuk apa? Kau akan merampok mereka?]
"And why I supposed to do that??"
[Dan kenapa aku harus melakukannya??]
"So if it's not like that.... Then what??"
[Jadi jika tidak begitu.... Lalu apa??]
"Eum..... H-hey! How about this one?" Yoohyeon berusaha mengalihkan perhatian Yoobin.
[Eum..... H-hei! Bagaimana dengan yang satu ini?]
"Great babe, this is the one I've been looking for!"
[Hebat sayang, ini yang sedari tadi aku cari!]
"Go and get them then!"
[Pergi dan bayarlah!]
Yoobin beranjak untuk membayar kacamata yang Yoohyeon pilihkan. Wanita itu dapat bernafas lega. Dia cukup kesulitan untuk menjawab pertanyaan itu. Kini dia diberi waktu untuk memutar otak mencari jawaban yang lebih masuk akal. Dia tidak mungkin secara terang-terangan mengatakan dia berkirim surat dengan wanita cantik yang memikat hatinya.
Mau dia katakan Jiu temannya sekali pun, Yoobin sudah sangat tahu siapa saja orang-orang yang Ia sebut teman. Haruskah dia mengatakan dia berkirim surat dengan Yonggeun, sebagai bentuk perjanjian damai?? Begitukah?? Apa itu cukup masuk akal?
"How do I look?" Yoobin mengalihkan perhatian Yoohyeon.
[Bagaimana penampilanku?]
"Summer is nothing because of you babe! Looks like you got the cheese huh!"
[Musim panas tidak ada apa-apanya denganmu sayang! Sepertinya kau mendapatkan apa yang kau cari huh!]
"Yeah~! And the point is......" Yoobin menunjuk lensa kacamatanya.
[Ya~! Dan poinnya adalah......]
"Yellow lenses baby~! I can make sure this thing go to beach in no time!" Wanita itu terlihat sangat bersemangat.
[Lensa kuning sayang~! Aku bisa pastikan benda ini akan pergi ke pantai dalam waktu singkat!]
"Holy cow! Another vacation??" Yoohyeon sedikit terkejut dengan ledakan semangat kekasihnya tersebut.
[Astaga! Liburan lagi??]
"Who's say beach party is not a part of summer~? Go and fucking teach them sexy! We need some guest!" Yoobin bergaya keren di hadapan Yoohyeon.
[Siapa yang bilang pesta pantai bukan bagian dari musim panas~? Pergi dan ajari mereka seksi! Kita perlu beberapa tamu!]
"Hell girl~ Are you ready to burst panda~?!" Yoohyeon ikut bersemangat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Summer to Autumn
Hayran Kurgu"Permisi..." "Ada apa?" "Apa, kau punya ponsel?" "Tidak punya" "Apa, kau ada waktu sebentar?" "Aku tidak punya" "Kalau begitu, mau jadi sahabat pena denganku?" "Baiklah" Yoohyeon harus kembali ke Korea Selatan karena masalah lama yan...
