Asahi kecil : kelas enam SD
Dua mobil mewah sudah terparkir di pekarangan panti asuhan, panti tersebut milik orang tua Mina.
Orang tua Mina merupakan orang terpandang yang bekerja dijajaran parlemen pemerintahan. Selain itu mereka juga memiliki banyak sekolah yayasan dan panti asuhan.
"Asahi pengen main di luar aja bu."
"Gapapa sendiri?" Asahi mengangguk.
"Kalau ada apa-apa panggil ibu dan ayah di dalam ya," Asahi mengangguk lagi.
Asahi berjalan ke area taman bermain di samping panti itu, disana banyak anak-anak yang sedang bermain.
"Hei hentikan, kenapa kalian beraninya sama anak cewe."
Ternyata disana ada anak perempuan yang bermain ayunan tapi terjatuh dan dipermalukan oleh para anak laki-laki. Anak-anak itu langsung pergi saat tahu siapa yang berbicara.
"Berhenti menangis," anak perempuan itu tidak mendengarkan Asahi.
"Ini," Asahi menyerahkan satu permen lolipop yang kebetulan tadi sempat ia beli saat diperjalanan.
"Makasih," ucap anak perempuan itu sembari menerima permen pemberian Asahi, kini ia sudah berhenti menangis dan berdiri tepat depan Asahi.
"Kamu yang namanya Asahi?"
"Iya,"
"Anak-anak disini udah tau tentangmu, kalau gitu aku boleh berteman denganmu? namaku Minjeong."
.
Asahi remaja : Masa putih biru
Asahi dan Minjeong semakin berteman baik. Selain acara-acara resmi yang diadakan di panti asuhan, Asahi juga sering sengaja main kesana hanya untuk bertemu Minjeong.
Mereka berdua sering menghabiskan waktu di taman panti atau di pantai, karena Minjeong sangat menyukai senja.
"Emang ya liat senja di pantai itu lebih bagus."
"Kenapa kamu suka banget senja?"
"Ga tau Sa, pokoknya kalau liat senja bawaannya tenang."
Minjeong sangat menikmati suasana senja sore itu, dari wajahnya selalu terhiasi oleh senyuman.
Asahi tak berhenti memandangi Minjeong, ia bersyukur telah mengenal perempuan yang telah membawa perubahaan untuknya.
Sedari kecil Asahi itu penyendiri dan tertutup, mungkin karena kedua orang tuanya yang sibuk dengan pekerjaan mereka. Tapi setelah berteman dengan Minjeong, lambat laut Asahi menjadi pribadi yang lebih ceria.
"Asa, kira-kira aku masih bisa terus liat senja bareng kamu gak ya?"
"Maksudnya?"
Bukannya menjawab pertanyaan Asahi, Minjeong hanya menggeleng sembari tersenyum. Ada satu rahasia yang tidak Minjeong katakan pada Asahi.
.
Asahi Remaja : Masa putih abu
"Lepasin Minjeong!"
Asahi menghampiri sekelompok siswi perempuan yang sedang merundung Minjeong, tempat tersebut di gang kecil tak jauh dari sekolah gadis tersebut.
"Lo siapa? lo kenal si cewek yatim piatu ini?"
"Jaga ucapan kalian."
"Loh emangnya kenapa? emang bener kan kalau Minjeong itu anak yatim piatu dan cuma tinggal di panti terus sekolah juga karena pakai beasiswa."
KAMU SEDANG MEMBACA
ROSE - Asahi Ryujin
Fanfiction[COMPLETED] ✓ "Perihal takdir, cinta, luka dan melepaskan" "Cintaku seperti mawar merah, sekarang memang terlihat indah tapi duriku yang tajam akan melukaimu. Cintaku seperti mawar merah, benar. Aromanya begitu harum tapi semakin kau dekati, semakin...
