Asahi sedang dalam perjalanan untuk menjemput Soojin. Ia cukup sering antar jemput Soojin dan karena kedekatan itu timbul rumor mereka berpacaran.
Sekarang Asahi sudah memarkirkan mobilnya di basement apartemen Soojin. Sepuluh menit kemudian, Soojin sudah masuk kedalam mobil Asahi, dan mobil Asahi kini telah meninggalkan area basement tersebut.
"Lo bilang mau cerita, cerita apa?" tanya Asahi to the point.
"Soal yang di rooftop Sa."
Sesuai dugaan Asahi kalau Soojin memang ingin cerita mengenai kejadian di rooftop itu. Selain mendengar cerita dari Soojin, Asahi berniat untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Tidak ada alasan khusus mengapa pada akhirnya ia memutuskan untuk mencari kebenaran dari permasalahan ini. Hanya saja perkataan ibunya kemarin terus mengusik pikiran dan hatinya.
"Cewek kemarin namanya Ryujin, dia temen gue pas SMA sebelum gue pindah ke Jepang."
"Terus kenapa dia mengintimidasi lo waktu itu?"
"Gue sendiri bingung sa. Emang sih pas gue pindah, gue gak ngabarin Ryujin dan sekarang gue study exchange di Indo juga dia awalnya gak tau."
"Kita satu kelas waktu itu tapi gue gak akrab sama Ryujin, karena keseringan satu kelompok jadilah berteman gitu aja. Dulu Ryujin cerita kalau dia suka teman sekelas"
"Siapa nama orang itu?"
"Beomgyu."
"Terus hubungannya sama lo apa?"
"Awal masalahnya saat orang yang Ryujin suka ternyata malah suka sama gue, padahal gue biasa aja dan gue juga jelasin kalau gue gak ada rasa sama Beomgyu. Tapi Ryujin salah paham karena secara gak sengaja pas gue kebagian piket kelas, gue nginjek lantai yang masih basah terus hampir jatuh dan yang nolongin gue itu Beomgyu. Ryujin ngira gue udah bohongin dia dan nusuk dari belakang, makanya dia marah dan mutusin pertemanan gitu aja."
"Kayaknya dia belom move on makanya pas gak sengaja kita ketemu dia tiba-tiba nyeret gue ke rooftop dan terjadilah seperti yang lo liat waktu itu."
"Gue gak nyangka rasa marah dia waktu itu masih ada sampe sekarang dan bahkan dia malah lebih kasar lagi. Gue kira omongan orang tentang dia yang bar-bar dan kasar sama orang lain itu cuma gosip, ternyata gue ngalamin sendiri."
Soojin memalingkan pandangannya ke arah jendela mobil.
Asahi cukup mencerna apa yang Soojin ceritakan, tapi ia belum bisa mempercayai begitu saja penjelasannya terlebih Asahi melihat sisi lain Ryujin saat temu keluarga dan saat berkunjung ke rumah Jaehyuk.
Asahi memang belom mengenal baik Ryujin tapi ia juga tidak bisa begitu saja ada dipihak Soojin hanya karena gadis itu anak mitra perusahaan ayahnya.
Asahi sedang mencoba untuk lebih rasional dalam menyelesaikan masalah.
Tak terasa mereka sudah memasuki area kampus, dan mobil Asahi sudah sampai di parkiran sayap timur.
"Lo percaya sama gue kan Sa?"
Beberapa detik tidak ada jawaban, hingga Asahi membalas pertanyaan Soojin
"Kalau itu permasalahannya dan ternyata dia nemuin lo lagi, lo harus tegas biar dia gak seenaknya sama lo. Kalau lo gak salah, kenapa harus takut? toh lama-lama dia juga bakalan cape sendiri"
"Makasih Sa."
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROSE - Asahi Ryujin
Fanfiction[COMPLETED] ✓ "Perihal takdir, cinta, luka dan melepaskan" "Cintaku seperti mawar merah, sekarang memang terlihat indah tapi duriku yang tajam akan melukaimu. Cintaku seperti mawar merah, benar. Aromanya begitu harum tapi semakin kau dekati, semakin...
