Spesial : Awal Pertemuan

917 154 9
                                        

29 Desember 2018

Festival akhir tahun sekolah

Asahi sudah rapi memakai jas berwarna abu-abu dengan kemeja putih garis-garis. Sedari kecil ia sudah terbiasa memakai setelan tersebut untuk acara-acara resmi. 

Hari ini Asahi, Hanbin dan Mina akan mengunjungi salah satu sekolah sponsorship HB Property. 

"Surat izinmu udah masuk ke wali kelas, jadi hari ini kamu bersenang-senanglah."

"Asahi bahkan gak punya teman disana bu, gimana bisa bersenang-senang."

"Disana kan acara festival sekolah, kamu pasti tetap menikmati acaranya. Ya udah yuk turun, ayahmu udah nunggu."

.

.

.

Lapangan olahraga sekolah sudah dikerumuni banyak siswa-siswi,mereka sibuk dengan aktivitas masing-masing. 

Ada yang sedang berfoto di photo booth, ada yang kulineran, ada yang sedang bermain games, ada juga yang sedang menonton penampilan di area panggung. 

Festival ini selalu diadakan setiap tahunnya. Biasanya menjelang hari pergantian tahun atau sekitar sebelum libur tahun baru. 

Acaranya cukup meriah. Pagi hari pembukaan dan sambutan, menjelang siang semua siswa diperbolehkan melakukan apapun sesuai yang tersedia. 

"Asahi jalan-jalan sebentar ya bu." 

"Oke." 

Asahi dan orang tuanya sedari mulai acara duduk di bagian khusus pemilik sekolah. Karena Asahi merasa tidak nyaman dengan keramaian, ia memutuskan untuk pergi dari situ.

Karena tidak ada tujuan mau kemana, alhasil Asahi hanya berjalan sekitaran sekolah tak jauh dari tempat festival. 

Sampai di koridor, langkah kaki Asahi terhenti tepat di depan ruang musik. Ia memutuskan untuk masuk kedalam, fasilitas disana cukup sama dengan yang ada di sekolahnya. 

Setelah puas melihat-lihat, Asahi memutuskan untuk keluar dari ruangan dan saat tubuhnya baru saja keluar dari situ, tiba-tiba ada seseorang yang menabrak.

*tolong berikan efek slowmotion disini

Orang yang menabrak Asahi sempat membungkuk untuk meminta maaf dan kemudian melanjutkan jalannya bersama kedua orang lainnya. 

Asahi tidak kesal, mungkin orang itu sedang buru-buru karena ia membawa dus dan terterta keterangan panitia di tali lanyard name tag yang terkalung di lehernya. 

Saat sudah diujung koridor, pundak Asahi ditepuk seseorang dari belakang. Otomatis ia membalikkan badannya. 

"Untung lo masih disini, ini." 

Orang itu menyodorkan sesuatu, sembari tersenyum lebar. Asahi menerima apa yang orang itu beri. 

"Sorry ya tadi gue buru-buru jadi nabrak lo. Itu sebagai ucapan permintaan maaf gue," ucapnya sembari menunjuk pada barang yang sudah ada di tangan Asahi. 

"Ya udah gue duluan ya." 

Orang itu tersenyum dan melambaikan tangannya sesaat sebelum berjalan pergi meninggalkan Asahi. 

Asahi tidak merespon apa-apa, melihat barang yang orang itu beri sebentar dan kemudian melanjutkan jalannya. 

.

.

.

"Jin lo habis dari mana? pas dijalan tadi ko malah mendadak pergi?"

ROSE - Asahi RyujinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang