⚠️⚠️ DI SARANKAN FOLLOW DAHULU SEBELUM MEMBACA
Seorang Gadis bernama Zivana zinta lenata hidup dengan penuh luka. Berusaha tegar menjalani kerasnya hidup di tengah keluarga yang tidak ada kehangatan.
Sosok lelaki bernama Arfan datang di kehidupan Z...
Halo para readers yang masih setia sama cerita ZIVANA Gimana dengan part sebelumnya? Kalian pasti tertawa kan xixi
Pada tunggu part selanjutnya ya? Iya dong pastinya Jangan lupa Vote & komen kawan,bantu Vote 1k yuk🙌 Maaf ya gais baru aku up sekarang karena akhir-akhir ini aku sibuk hehe. Pasti kalian juga sibuk,sibuk mencintai dia azekk.
Sebelum baca part ini harus baca yang sebelumnya yaaaa
Happy satnight bagi yang punya pacar🥳🥳 Jangan sedih jadi jomblo ya gengs, daripada galau nanti nanges mending baca wattpad ZIVANA🥰🥰
~happy Reading
***
Sepanjang perjalanan hanya suara gemercik air hujan yang terdengar. Arfan dan Zivana saling diam karena tidak ada yang mau membuka obrolan.
Zivana mengeratkan pelukannya di pinggang atletis Arfan. Perlahan kepala Zivana bersandar di pundak milik Arfan karena dirinya sangat lelah. Arfan melihat wajah Zivana dari kaca spion terlihat gadis itu tampak murung.
Zivana mengernyitkan dahi mengapa Arfan tidak menuju arah jalan pulang rumahnya. Zivana hanya diam karena malas berbicara dengan Arfan.
Motor Arfan menyusuri jalan menuju rumahnya. Rumah bernuansa mewah tetapi sunyi karena Arfan dan asisten rumah tangga yang berada di dalamnya. Orang tua Arfan jarang pulang ke rumah karena banyak urusan pekerjaan di kantor.
Zivana terkagum melihat rumah sebesar ini. Arfan menarik lengan Zivana bergegas masuk ke dalam rumah.
Raina melihat Arfan membawa gadis ke dalam rumahnya. Baru kali ini Arfan mengajak seorang gadis dan diajak masuk ke dalam rumah.
"Kamu udah pulang nak?" Tanya Raina membuat langkah Arfan dan Zivana berhenti.