6. SHERLY YANG OVERTHINGKING

2.1K 80 1
                                        

-RAHADES-

Nadin Amizah-Bertaut

6. SHERLY YANG OVERTHINGKING

Dengan gelisah, Sherly berjalan cepat di lorong kelas XII IPS 1. Langkahnya terhenti saat melihat segerombolan cowok-cowok berdiri di depan kelas yang akan ditujunya. Seorang laki-laki berjalan mendekat ke arah Sherly.

"Loh, Sherly? Sherly mau kemana?" Tanya Oscar menundukkan tubuhnya karena perbedaan tinggi antara mereka berdua.

Sherly terlihat salah tingkah. "I-itu, Sherly mau cari Kak Regi."

Oscar mengambil napas beberapa saat. "Lagi?" tanya cowok dengan bandana merah dilengannya pelan.

Sherly mengangguk. Ya, Sherly sudah beberapa hari mencari Reginal ke kelasnya. Namun, hal itu benar-benar sia-sia. Pacarnya seakan menghilang tanpa kabar setelah pertikaian mereka dengan Rahades. Sedang, laki-laki yang membuat masalah sedang berdiri menyandar di tembok sambil melirik Sherly dengan tatapan tajam miliknya.

"Maaf ya sayang, tapi pacar lo ga masuk sekolah, lagi. Gimana kalau putus aja, pacaran sama gue?" Ujar Oscar semangat.

Belum beberapa detik pertanyaan itu meluncur sebuah tas mendarat tepat di kepala Oscar dengan mulus.

Bruakkk...

"ANJING!" Teriak Oscar kesakitan. Tangannya memegangi tengkuk belakangnya dengan dipijit perlahan.

"SIAPA YANG BERANI-" Oscar melihat ke arah belakang dan melihat tatapan tajam dari arah Rahades.

"Gue. Kenapa?" Jawab Hades tenang namun tajam.

Oscar langsung menciut, ia menyunggingkan senyuman perdamaian dan mundur ke samping Virgo. Sherly langsung kikuk karena Rahades yang berjalan mendekat ke arahnya.

Cowok itu menatap sinis ke arah Sherly tanpa berkata apa-apa. "Menjijikkan." Satu kata itu meluncur ke telinga Sherly dengan mulus.

Sherly langsung mendongak dan menatap kesal Rahades. "Apa maksut kamu?"

"Iya, lo. Menjijikkan! Cewek kayak lo, gapatut di kasihani. Ngemis sama cowok? Kasihan... Cewek itu diperjuangkan, bukan malah memperjuangkan. Kalau cowok lo ga ada kabar, cari yang lain! Mau-maunya nungguin cowok brengsek sekelas Regi."

"KAK REGI ITU NGGAK BRENGSEK! YANG BRENGSEK ITU KAMU!" Ucapan Sherly membuat teman-teman Rahades melebarkan mata mereka.

"SEKARANG GUE TANYA! KEMANA DIA?! KASIH KABAR GAK? ENGGAK KAN?! HATI LO YANG MURAHAN, SHER!" Terang Rahades galak. Lorong langsung ramai karena teriakan Rahades, Sherly menahan malu dan kesal di hadapan semua orang yang menonton mereka berdua.

Virgo dan Ardan memegang lengan Rahades menenangkan cowok itu.

"Lepas!" Ia berbalik arah dan berjalan pelan dengan wajah yang tegas.

"Kamu bukan Tuhan yang bisa menilai murah atau tidaknya kasih sayang seseorang! Mungkin memang hati kamu yang sudah mati! Jangan pernah, samain perasaan seseorang dengan hati kamu yang sudah terlanjur jelek itu." Kata-kata Sherly membuat semua orang menatapnya, termasuk Rahades yang berbalik melihat ke arah gadis yang sudah berlinang air mata itu. Ia menangis, dan berlari pergi dari sana.

RAHADESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang