-RAHADES-
The Weeknd-Often
13. SHERLY YANG PINDAHAN
Dua minggu sudah Rahades tinggal di rumah Sherly. Ia tidak keberatan dan cukup nyaman dengan rumah dan keluarga istrinya ini. Namun, hari ini adalah hari terakhir dari perjanjian Marga dan Ares agar putra dan menantunya dapat tinggal di kediaman Lengkara.
"Ayah beneran gapapa Sherly tinggal?" Tanya Sherly kepada Marga.
Mereka tengah berada di luar rumah. Semua persiapan Sherly untuk pindah sudah masuk ke dalam mobil Rahades. Rahades sendiri menunggu dan berdiri di samping mobil.
"Gapapa, sayang.. kan masih ada Cheril juga di rumah, nanti kamu sering-sering main kesini ya? Ini masih rumah kamu, jadi jangan malu." Ujar Marga tersenyum hangat.
Sherly mengangguk dan memeluk Ayahnya erat. "Sherly bakal sering kesini kok, tenang aja Yah."
Setelah melepas pelukan sang ayah Sherly menepuk pipi Cheril lembut. "Jagain ayah ya, jangan bandel! Awas kalau kamu nyusahin ayah."
"Iya-iya!" Jawab Cheril sambil menghamburkan dirinya ke pelukan sang kakak.
Rahades yang melihatnya menarik sudut bibirnya. Setelah selesai berpamitan, Sherly dan Hades segera pergi untuk ke rumah Rahades. Perjalanan memakan waktu 1 jam. Sherly tertidur di jalan kecapean karena mengemasi pakaian dan barang-barang yang ingin ia bawa kemarin malam.
Rahades tidak tega membangunkan Sherly yang terlelap. Ia akhirnya berjalan keluar mobil dan membuka pintu di samping Sherly. Hades menggendong tubuh Sherly perlahan agar Sherly tidak terbangun.
Di depan pintu, sang Mama menunggu mereka berdua sembari tersenyum kecil saat melihat putranya yang menggendong istrinya. "Tidur?" Tanya Diandra lirih.
Rahades mengangguk dan masuk ke dalam rumah untuk menidurkan Sherly. Setelah menaruh Sherly di tempat tidurnya, ia pun keluar untuk bertemu sang Mama.
"Papa mana, Ma?" tanya Hades.
"Masih kerja, nanti paling sorean pulangnya." Jawab Diandra dari sofa ruang tamu.
Hades berjalan mendekati sang Mama dan duduk di samping Mamanya itu.
"Kamu jadi agak bener setelah nikah, Des." Ujar Diandra.
Rahades mengerutkan keningnya bingung. "Maksut Mama apa?"
"Yaa.. Mama seneng aja kamu bisa bersikap baik sama istri kamu."
"Rahades cuman ngejalanin kewajiban Hades sebagai suami."
"Syukur deh, kalau kamu paham. Trus kapan nih. Mama dapet cucunya?"
Rahades menatap sang Mama tak percaya. "Rahades masih muda! Yakali jadi ayah Ma."
"Gapapa kali, biar Mama bisa cepet gendong anak kamu. Ya, ya?" Rengek sang Mama.
"Mama nggak kasihan gimana jadinya masa depan istri Hades kalau Hades kasih benih adik bayi?"
Mamanya terbengong sebentar. "Gapapa lah, Des. Kan Mama dulu mau nikahin Papa kamu juga karena Papa punya duit banyak, jadi Mama nggak perlu takut kekurangan uang buat beli susu kamu walaupun Mama masih muda. Dan sekarang jadi kan ada kamu disini."
Rahades hanya menggelengkan kepala mendengar ucapan Diandra. "Rahades sudah bawain istri masih mau nambah-nambah lagi aja, udah dulu! Ntaran aja bikin dedek bayinya."
"Siapa yang mau bikin dedek bayi?" Suara Sherly turun dari tangga menginterupsi percakapan Diandra dan Rahades.
"Bukan siapa-siapa!" Jawab Hades cepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAHADES
Fiksi RemajaKisah Rahades Gema Lengkara "Pertahananku hancur karena senyumanmu." Rahades Gema Lengkara. Sosok otoriter di SMA Chircelion dan ketua dari Geng Skull Bulldog yang galak, kejam, dingin, egois, sombong bahkan semena-mena. Selain memiliki jabatan seor...
