21. KUCING GARONG MILIK RAHADES

2.2K 113 20
                                        

-RAHADES-

Tailor Swift-Love Story

21. KUCING GARONG MILIK RAHADES

"Astaga! Dompetku ketinggalan di laci meja belajar!" Suara itu membuat pusat perhatian bagi pejalan kaki disekitar.

Sherly yang tergesa berlari ke arah berlawanan dari tujuan awal yang seharusnya ia tuju.

"Bodoh banget sih!" Gerutuannya sedari tadi menyuara dari mulutnya. Ia merutuki dirinya sendiri karena lupa tidak membawa dompet pagi ini.

Tak terlalu jauh ia berjalan, bangunan apartemennya terlihat dari seberang jalan. Gadis itu semakin melajukan jalannya.

Suara kunci pintu ditekan terdengar menggema di lorong apartemen tempatnya ia tinggal, gadis itu memang menyadari kalau apartemen sang suami cukup hening dan sepi. Bahkan ia jarang menemui sahabat atau teman Rahades bermain ke apartemennya ini.

Cklekk...

"Mas?"

Seorang laki-laki dengan balutan seragam abu putih di tubuhnya menoleh ke belakang dengan wajah yang datar.

"Kenapa balik?"

"Mas Hades sendiri kenapa belum berangkat?"

"Gue nggak suka disela, Sherly."

Sherly tersenyum canggung, ia berjalan pelan mendekati Rahades yang berdiri diam di samping sofa. "Dompet Sherly ketinggalan."

Wajah Rahades terlihat kaget, cowok itu melebarkan matamya untuk beberapa detik membuat Sherly kebingungan.

"Mas kenapa?" Tanya Sherly.

Rahades menggelengkan kepalanya perlahan. "Bukan apa-apa."

"Aku ambil dompet di kamar kalau gitu, Mas Hades kalau mau berangkat-berangkat aja."

Rahades menggaruk tengkuknya sambil melihat ke arah lain. "Hm."

Tak lama kemudian Sherly keluar dan masih menemui Rahades yang berdiri di tempat semula. "Mas Hades nggak berangkat?"

"Nungguin lo."

"Bukannya biasanya berangkat sendiri-sendiri? Lagian kak Michel-"

"Jangan cerewet! Cepet! Udah belum?"

Sherly menghela napasnya pelan dan mengangguk. Mereka akhirnya keluar dan berangkat bersama.

"Nanti istirahat langsung ke kantin! Ngerti?"

"Iya."

Perjalanan cukup hening hingga motor terparkir di tempat parkir SMA. Mereka turun dengan situasi sekitar yang cukup padat. Sherly dengan tergesa melepas helmnya dan berusaha pergi sebelum pergelangan tangannya di cekal oleh Rahades.

Sherly mengangkat alis kanannya bingung.

"Tunggu!" Perintah Hades.

Rahades mengambil sebuah dompet dari saku celana belakangnya. Cowok itu mengambil sebuah ATM dan menyodorkannya di depan Sherly.

Sherly memiringkan wajahnya bingung.

"Jangan nunjukin wajah kucing lo di depan siapapun! Dasar tukang pamer! Iya-iya, lo lucu." Desis Rahades sambil mencubit kedua pipi Sherly di depan semua orang yang masih berdiri di parkiran.

"Sakit mas!"

"Salah sendiri!"

"Kan yang nyubit itu kamu!"

RAHADESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang