Kisah Rahades Gema Lengkara
"Pertahananku hancur karena senyumanmu."
Rahades Gema Lengkara. Sosok otoriter di SMA Chircelion dan ketua dari Geng Skull Bulldog yang galak, kejam, dingin, egois, sombong bahkan semena-mena. Selain memiliki jabatan seor...
Suara ranjang yang berdecit sedari tadi memenuhi seluruh kamar Sherly. Disana ada Rahades yang berguling kesana kemari sembari menatap Handphone di tangannya. Layar yang selalu menyala itu ia tatap dengan senyuman yang merekah. Sesekali laki-laki itu memeluk benda kecil itu dengan senang walaupun isinya hanya sebaris chat yang dikirim tiga hari lalu oleh Sherly.
Chat itu berisikan perintah Sherly untuk makan, karena teman-teman Rahades sulit membujuknya makan.
"Gue kangen banget sama lo, Sher. Lo dimana?" Ucapnya menatap lurus ke arah Hp. "Jawab chat gue dong." Lanjutnya.
Rahades menscroll puluhan chat yang ia kirim untuk Sherly namun tak kunjung mendapatkan balasan. Hanya di baca oleh gadis itu.
Ini aku udah makan kok, tadi anak-anak kesini bawain ayam geprek.
Kamu udah makan kan? Kalau belum kasih tau alamat kamu, biar aku kirimin makanan.
Sher, selama kamu gaada aku tidur di kamar kita. Aku ga pulang ke apartement sama sekali.
Rumah ayah aku bersihin setiap pulang sekolah. Tapi liburan ini aku jadi sering tidur pagi-pagi nunggu chat dari kamu. Kadang anak-anak main, buat nemenin aku. Raksa yang paling sering kesini, bahkan sekarang dia lagi di bawah.
Si Adul juga aku mandiin kok setiap dua minggu sekali. Dia jadi bersih setelah aku bawa ke petshop.
Adul pasti kangen mamanya kan,
aku juga kangen.
Ayo pulang..
Ayo ketemu aku, biar aku jelasin semuanya. Aku udah ga ketemu Aya kok, soalnya dia lagi deket sama Virgo. Aku mau jodohin mereka, lagi. Ya walaupun dia masih sering chat aku, tapi aku selalu suruh Virgo kalau dia butuh apa-apa.
Aku beneran udah ga ada hubungan apa-apa sama Aya. Kan kamu tau aku pernah hutang budi sama dia.
Jawab chat aku ya, biar aku ngga kangen-kangen banget. Walaupun ya kangen banget sih,
I love you, my princess.. too-too much, even you still mad at me.
"Lo nyesel?" Suara dari arah pintu menghentikan kegiatan Rahades. Ia tak menggubris Raksa yang berjalan masuk dan duduk di kursi dari meja belajar disana.
"Menurut lo." Jawab Rahades sekenanya.
Raksa mengangkat bahunya acuh. "Gue gatau kalau rasa bersalah itu selalu diikuti dengan pengulangan."
"Gue nyesel. Puas?! Diem lo, ganggu." Kesal Hades menaruh kepalanya di bantal masih terus menatap layar hpnya yang menampilkan locksreen foto Sherly sedang bermain dengan kucing yang mereka adopsi---Adul.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.