8. RENCANA MILIK SHERLY

1.8K 76 0
                                        

-RAHADES-

Luke Chiang-Shouldn't Be

8. RENCANA MILIK SHERLY

Sudah 5 hari penculikan ayah Sherly terjadi, tidak ada kabar baru entah dari bawahan Ares ataupun bahkan kepolisian. Sherly dan Cherill tidak masuk sekolah karena Hades yang kekeuh menolak mentah-mentah apabila mereka berdua keluar dari rumah mereka. Jadi, selama 5 hari penuh, Sherly benar-benar terkurung di rumahnya dengan penjagaan ketat dari beberapa bodyguard yang diperintahkan oleh Ares.

"Hades!" Panggil Sherly. Rahades menengok kesamping sesaat setelah keluar dari kamar mandi.

Rahades memang ikut tinggal di rumah keluarga Ghantara, dia sendiri yang berinisiatif akan hal ini. Ia selalu tidur di sofa walaupun Sherly dan Cherill menyuruhnya untuk tidur menggunakan kamar sang ayah. Ia tidak pernah menjawab kenapa, namun Sherly tau kalau Hades merasa bersalah karena malam itu ia yang menjaga keluarganya, namun kejadian seperti itu bisa terjadi.

"Apa?" Jawab Hades datar.

"Aku mau sekolah!"

"Enggak!" Tolak Hades.

Sherly mengikuti langkah Rahades duduk di sofa depan tv.

"Aku.mau.sekolah!"

"Enggak.bakal.gue.bolehin.Sherly!"

Sherly mendesah kesal, karena berapa kali pun ia tidak akan pernah diperbolehkan untuk keluar bahkan sejangkah saja dari rumah.

"Lo kan tau, gimana jadinya kalau gue marah besar, Ly. mending diem aja di rumah, apa salahnya sih?!"

"Tap-"

Cklekk...

Sherly dan Hades sama-sama menengok ke arah pintu saat pintu terbuka dari luar.

"Maaf Tuan Muda, teman-teman Tuan Muda sudah berada di depan."

"Suruh masuk!"

Bodyguard itu mengangguk dan keluar. Sherly yang mendengarnya melihat ke arah Rahades sambil menengerutkan keningnya.

"Temen-temen gue."

"Kalau gitu, aku boleh manggil temen aku dong?"

"SHERLY GHANTARI..!" Teriakan Beby langsung membuat Sherly menengok, gadis itu melihat sahabatnya dengan wajah kaget.

Sherly memeluk Beby dengan erat, sambil melirik ke arah Rahades yang tengah memalingkan wajahnya.

"Gue kangen banget sama lo..."

"Aku juga, By." Ujarnya tersenyum singkat.

"Gue turut prihatin sama apa yang terjadi sama bokal lo ya..."

"Kita juga turut prihatin juga ya, sayang!" Saut Oscar yang masuk bersama Ardan, Virgo dan Raksa.

Oscar langsung mendapat delikan dari Hades.

"Yang sabar ya, Ly." Ujar Ardan.

Sherly hanya membalas dengan anggukan kecil.

"Masuk sana! Gue mau ngomongin sesuatu."

"Kalau itu tentang ayah, aku juga mau tau!"

"Enggak!"

"Iya!"

"Enggak!"

"HARUS BOLEH!"

Rahades menarik napasnya dan mengeluarkannya sekali hembusan.

RAHADESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang