Ending

254 3 0
                                        

-RAHADES-

-RAHADES-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

___

___

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

It's really need to stop

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

It's really need to stop.

***

Sinar pagi menyelimuti kediaman Ghantara pagi itu, ketukan pintu tak berselang lama memperlihatkan perempuan dengan balutan dress putih terlihat membukakan pintu dengan senyuman merekah di bibirnya. Mengucapkan selamat pagi pada seorang pengantar paket dengan suara lembut khas miliknya yang tak pernah berubah.

Kerutan kening menyapa wajahnya mengamati sebuah kotak ditangannya setelah ia membalikkan tubuh. Belum sempat ia buka, sapaan pagi dari Ratu menyapa mengecup pipi perempuan itu.

"Selamat ulang tahun, sayang." Suara lembut itu membuat Sherly tersenyum.

"Makasih ya, tante. Untuk semuanya, untuk temani aku disaat aku selalu membutuhkan sosok ibu." Keduanya menatap satu sama lain dengan tulus hati.

"Tante sudah anggap kamu sebagai anak, jadi jangan bikin tante sedih dengan terus-menerus berterimakasih. I will always here and love you, nak." Memang Ratu tengah menginap sedari semalam karena Raksa menangis sesenggukan meminta untuk neneknya tinggal.

Raksa Gema Lengkara, matanya tajam seperti sang ayah namun senyumannya selembut hati sang bunda.

"BUNDAAA!!"

RAHADESTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang