44. Mereka dulu sangat dekat

828 20 26
                                        

-RAHADES-


44. Mereka dulu sangat  dekat

"Hai." Sapa Alaya di balik pintu. 

Hades terbelalak saat mengetahui Alaya yang berada di rumahnya. Lebih tepatnya rumah mertuanya. Ia keluar dan menutup pintu tanpa mempersilahkan Alaya masuk. "Lo ngapain disini, Ya?" Tanyanya.

"Gue kangen."

Rahades menghela napasnya. "Lo dapet info dari mana gue disini?" 

"Adalah.. Gausah dipikirin! Aku kesini buat nemuin kamu. Ada yang mau aku kasih tau." Ucapnya langsung.

"Ada apa?" Tanya Hades.

"Aku tau dimana Sherly."

Ucapan Beby membuat Rahades sontak kaget. Laki-laki itu terdiam sebentar. "Lo?"

"Iya, aku kesini mau bantuin kamu ketemu sama Sherly kok. Bukan yang lain. Lo masih percaya sama gue kan, Hades?" 

Rahades kebingungan dengan situasi yang ia dapati sekarang. "Lo mau apa, Aya. Gue lagi ga minat nemenin lo. Lagian ... lo ada siasat apa lagi?" Ungkapnya sedikit terbata-bata, takut ia menyakiti gadis itu.

"Lo kok gitu, Des? Gue beneran jujur kalau gue tau dimana Sherly. Ke.. kemarin gue ketemu Sherly di salah satu Kafe deket sekolah. Tapi dia kelihatan beda." Ucapnya dengan suara semakin rendah.

"Dimana? Lo kasih alamatnya ke gue, lo ga bohong beneran kan? Tunggu gue ambil kunci motor gue dulu. Kirimin alamatnya lewat chat aja." Hades panik. Ia memegang kedua lengan Alaya dengan senyuman merekah membuat perempuan dihadapannya tiba-tiba menatapnya datar.

"Gue mau lo kesana bareng gue."

Ucapan Alaya membuat Hades melepaskan pegangannya. "Kenapa, Ya?" Tanyanya bingung.

Alaya mengangkat bahunya kecil. "Lo kan gatau tempatnya. Gue bisa tunjukin kok, cepetan! Nanti dia pergi." 

Ucapan Alaya membuat Rahades sedikit bimbang untuk menerima tawaran itu atau tidak. Tapi prioritas utamanya sekarang adalah untuk menemukan Sherly terlebih dahulu, entah melalui cara apapun walaupun sahabatnya sudah melarang untuk menemui Sherly beberapa miggu ini. Ia terlanjur merindukan gadis itu.

*****

Raksa berada di Kafe milik Beby. Ia duduk di salah satu kursi setelah menyapa Sherly dan Beby. Kedua perempuan itu memberitahunya untuk duduk sebelum mereka menyelesaikan kegiatannya. 

Di tangan laki-laki itu ada sebuah foto kecil yang ia pandang cukup lama. Matanya tak bisa berbohong, tersirat disana rasa bersalah diliputi rasa rindu yang mendalam.

'Virgo, Asa, Regi, dan Hades. 12 agustus 2020.' Bacanya dalam hati.

Laki-laki yang sedang memakai jaket SKB itu langsung memasukkan foto di tangannya ke saku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Laki-laki yang sedang memakai jaket SKB itu langsung memasukkan foto di tangannya ke saku. Wajahnya masih tetap datar saat Beby dan Sherly mendekat ke arahnya. 

RAHADESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang