14. CEMBURU ATAU OMONG KOSONG

2K 76 0
                                        

-RAHADES-

Mahalini-Sisa rasa

14. CEMBURU ATAU OMONG KOSONG

"Hubungan lo sama Bang Hades apa sih, Ly sebenernya? Kok bisa naik motornya dia, tadi pagi?" Tanya Baby menatap Sherly bingung.

"Ehm.. Bukan apa-apa, emang kamu kenapa penasaran kayak gitu?"

"Ya gapapa, gue kaget aja. Perasaan selama ini nggak ada yang dibolehin naik ke motornya Bang Hades, bahkan Micel Aviera-cewek yang paling deket sama dia akhir-akhir ini. Oh, kecuali sama mantannya deng."

"Kalau aku bilang hubungan aku, kamu nggak akan cari tau lagi kan?" Tanya Sherly menimang.

"Tergantung.. kalau lo pacarnya, ya gue bakal langsung syok lah. Kalau bukan, emang apasih sampai-sampai lo di buat taruhan Bang Regi sama dia?"

"Hmm.. aku juga sampai sekarang nggak tau alasan dia itu apa. Aku nggak boleh deket sama orang lain, tapi dia juga nggak suka sama aku. Moodnya hancur banget, setiap hari ganti-ganti."

"Lo berdua aneh, mending lo ati-ati. Jangan terjerumus terlalu dalam sama sosoknya Rahades. Rumornya dia punya mantan yang paling dia sayangin selama ini, nggak tau karena apa mantannya itu selalu di turutin semua kemauannya sama dia, walaupun udah diputusin sama ceweknya. Bang Hades masih tetep sayang sama tu cewek."

"Bukan urusan aku, By. Ngapain kamu jelasin?" Acuh Sherly.

"Kali aja lo pengen tau, lo kan deket sama dia. Oh, iya! Gue sampai lupa. Nih, dari Bang Regi."

Sherly mengerutkan keningnya melihat sebuah buku diary kecil di tangan Baby. "Ini apa?"

"Lo di suruh ngisi itu dengan semua alasan kenapa lo malah milih Rahades bukan malah milih Bang Regi. Gitu sih katanya. Dan, disana ada satu surat, permintaan maafnya Bang Reginal buat lo." Ungkap baby.

Sherly menatap buku kecil ditangannya sayu.

"Maafin Bang Regi Sher."

"Aku yang harusnya minta maaf, By. Bukannya dia." Lirih Sherly.

*****

"ASTAGA!"

Sherly memutar badannya 180 derajat setelah masuk ke dalam kamar karena mendapati Rahades baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk kecil melilit di pinggangnya.

Rahades melirik Sherly di ambang pintu. "Lo malu, liat suami sendiri?" Tanya Hades menaikkan satu alisnya saat melihat Sherly tengah menutup mukanya dengan telapak tangan.

"Kamu nggak pake baju!" Kesal Sherly dengan muka memerah.

Rahades berjalan mendekati Sherly. Ia melingkarkan lengannya di pinggang Sherly. "Gue masih pakai handuk, Ly." Bisik Hades tepat di telinga istrinya. Badan Sherly meremang setelah lehernya di tiup pelan oleh Hades.

Sherly yang panik menarik tubuhnya namun di tahan oleh Hades. Rahades menutup pintu dengan cepat sebelum Sherly menggapai gagang pintu. Rahades mendorong Sherly di balik pintu.

"Buka mata lo!" Ujar Hades.

Sherly menggelengkan kepalanya. "Enggak mau!"

"Kalau lo nggak buka mata, yang ada gue cium lo sekarang juga!"

Sherly langsung melotot mendengar ucapan Rahades. Ia menatap Rahades dengan wajah kesal.

"Kayak gitu kek, dari tadi!" Decak Rahades.

"Udah buka mata, nih. Sekarang lepasin!" Ujar Sherly memalingkan wajahnya melihat ke arah lain.

"Kalau diajak ngomong sama orang, tatap matanya! Apalagi yang ngajak ngomong suami sendiri, lo tuh nggak sopan, tau!"

RAHADESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang