"Kak rencana kita selanjutnya gimana? " tanya Nadya
"Kita bakal serahin rekaman cctv itu ke pihak kampus. " jawab Ricky
"Semoga kak Amara mendapatkan keadilan ya kak. " ucap Nadya
"Harus. Amara harus bisa mendapatkan keadilan. " ucap Ricky
"Gua ikut ya. "
"Kak pergi yuk. " ajak Nadya menarik tangan Ricky
"Tunggu. Kalian kenapa? Bukannya biasanya kalian kompak. " ucap Ricky
"Aku gak mau lihat muka dia lagi. " ucap Nadya
"Nad, Fiki itu kan teman dekat lo. "
"Sekarang bukan lagi! Gua udah gak mau temenan sama dia. "
"Nad gua benar benar minta maaf. Gua tau kesalahan gua memang susah buat dimaafin, tapi tolong kasih gua kesempatan." ucap Fiki
"Lo pikir kebohongan lo bisa dimaafin? Lo gak bisa jaga komitmen tau gak! " ucap Nadya
"Kalau gua bilang orang tua gua yang sekarang bukanlah orang tua kandung gua apa lo bakal percaya?"
"Fik, maksud lo apa? " tanya Ricky
"Orang tua gua yang kaya itu bukanlah orang tua kandung gua. Alasan kenapa gua memutuskan untuk berbohong dan menyembunyikan identitas karena sejujurnya gua gak mau dikenal sebagai penerus keluarga itu. "
"Gua mau hidup normal tanpa dilihat dari status, ternyata hidup gua sangat sangat bahagia. Gua bisa bergabung di geng Carizons, gua bisa merasakan kehangatan pertemanan dan persahabatan."
"Jadi itu alasan lo bohong? "
"Iya Nad. Gua dari lama mau jujur sama lo, tapi gua takut. "
"Kayaknya kalian butuh waktu berdua, gua duluan ya. " ucap Ricky pergi meninggalkan Nadya dan Fiki
"Seharusnya lo jujur dari dulu. "
"Maaf..."
"Gua gak bisa hidup seperti ini Nad. Gua butuh lo sebagai partner, sebagai sahabat dan sebagai orang yang selalu ada buat gua. "
"Gua gak bisa membayangkan jika nanti tiba tiba lo menghilang tanpa alasan."
"Apa gua harus sujud didepan lo biar lo bisa maafin gua? " ucap Fiki menjatuhkan tubuhnya
"Bangun. "
"Lo mau maafin gua? " tanya Fiki
"Tapi dengan syarat gua harus nonjok lo dulu. " ucap Nadya
"Gak apa apa Nad gua siap." ucap Fiki
"Benar ya."
Nadya mengepalkan tangannya bersiap menonjok wajah Fiki. Nadya mengangkat tangannya, Fiki refleks memejamkan matanya. Nadya menonjok Fiki hingga dirinya terjatuh.
"Fiki.... "
Fiki bangun dan tersenyum menatap Nadya. Dirinya merasa lega meskipun rasa sakit menyelimutinya.
"Gua kayaknya nonjoknya kekencangan deh. Duh sampai berdarah gitu. " ucap Nadya memegang wajah Fiki
"Makasih... "
"Lo gimana sih. Masa ditonjok malah senyum senyum begitu. "
"Kan ditonjok biar dapat maaf dari lo, jadi pasti senang dong. "
"Nih tisu, bersihin dulu darahnya."
"Jadi lo maafin gua kan? "
"Tapi sampai lo tega bohongin gua lagi awas aja. "
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE 2
Novela JuvenilSetelah putus dengan Zweitson, Nadya memulai kehidupannya tanpa bayang bayang masa lalu Zweitson. Awalnya Nadya bisa melakukan semuanya, namun ternyata takdir lagi lagi mempertemukan keduanya. Shandy terus berusaha mendekati Nadya karena baginya ha...
