2. Jatuh Cinta

144 23 2
                                        

"Jihan lo dimana sih? "

"Duh mana bentar lagi dosennya masuk. "

"Halo.. "

"Jihan, lo dimana? "

"Lagi makan bubur nih. Kenapa?" tanya Jihan

"Ya ampun Jihan, lo mending cepetan kesini deh. Bentar lagi dosennya masuk. "

"Apa? Kok gak bilang daritadi. "

"Gua dari tadi chattin lo. "

"Ya udah gua segera meluncur."

"Bang ini mangkoknya ya. " ucap Jihan bergegas pergi

"Neng, duitnya belum. "

"Kenapa bang? "

"Itu mas, cewek tadi belum bayar bubur saya. "

"Ya udah biar saya yang bayarin. "

"Makasih ya mas. "

Jihan berlari dengan cepat menuju kelasnya. Saat sedang berlari tanpa sengaja dirinya menyenggol seseorang.

"Maaf kak aku buru buru. "

"Buru buru banget tuh cewek. "

Jihan berhasil masuk kedalam kelas sebelum dosen yang mengajar datang.  Jihan merasa sangat lelah dan langsung duduk dibangkunya.

"Sumpah gua capek banget. " ucap Jihan

"Lagian lo kebiasaan susah dihubungi."

"Tadi itu gua lagi menikmati sarapan gua tau. " ucap Jihan

"Ngeles mulu. "

"Octa, dengar ya. Sarapan itu penting tau. " ucap Jihan

"Terserah lo aja deh Jih. "

Materi pun telah selesai diberikan. Jihan bergegas keluar dari kelas karena perutnya sangat lapar.

"Gara gara tadi belum selesai sarapannya, sekarang gua malah laper. " ucap Jihan

"Duh gua mau ke toilet dulu bentar ya. "

"Yah kok gua ditinggal. "

"Ya udah deh ke kantin aja dulu. " ucap Jihan teringat akan sesuatu

"Ya ampun, gua belum bayar bubur. "

Jihan bergegas membalikan badannya, namun seseorang berdiri tepat dibelakangnya dan membuat Jihan menabrak tubuhnya. Jihan terpental dan akan terjatuh, dengan sigap orang dihadapannya menahan tubuh Jihan.

"Untung gak jatuh. "

"Sorry... "

"Ada yang sakit? "

"Gak ada kok. "

"Lo cewek yang tadi makan bubur kan? "

"Kok lo bisa tau?" tanya Jihan

"Tadi gua gak sengaja lihat lo. "

"Sorry banget ya, tapi gua harus pergi. Soalnya gua harus samperin abang buburnya."

"Bubur lo udah gua bayarin kok. "

"Serius? "

"Emangnya muka gua kayak orang bercanda? "

"Gak sih. "

"Oh ya kita belum kenalan. Gua Fiki."

"Jihan. Kok gua kayak gak asing sama namanya. "

"Kita sebelumnya pernah ketemu kok." ucap Fiki

"Kak Fiki yang waktu itu periksa atribut MOS gua. Eh maaf kak udah lancang." ucap Jihan

MINE 2 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang