Selama bersama dengan Zweitson dan Fiki, Fajri lebih banyak terdiam. Dirinya masih memikirkan sang kekasih.
"Lo gak boleh berpikir negatif Ji." batin Fajri
"Woi, diam aja lo. Lagi ada masalah?"
"Gak kok. "
"Kan lo yang ngajak ngumpul, harusnya lo senang dong. " ucap Fiki
"Mungkin tadi gua agak ngantuk aja kali ya. "
"Lo beneran gak ada apa apa kan? "
"Iya beneran. "
Fajri berniat untuk menutupi semuanya dan tak membahasnya dengan Meisya. Dirinya tak ingin hubungannya dan Meisya berantakan.
Sementara itu saat ini Fenly dan Meisya berjalan berkeliling mall bersama dengan Fira.
"Bagusnya yang mana ya kak? "
"Yang ini lebih cocok sama kamu. " ucap Meisya
"Untung aja kak Meisya ikut, jadi aku bisa dapat pilihan baju yang bagus. "
"Maksud kamu kalau kak Fenly yang milih gak bagus? "
"Bukan begitu, tapi kan selera cewek sama cowok beda kak. "
"Makasih ya Sya, udah mau nemenin Fira."
"Iya Fen. Kebetulan udah masuk waktu solat, aku solat sebentar ya. "
"Mau gua anter? "
"Gak perlu Fen, gua bisa sendiri kok."
"Gua sama Fira tunggu di restoran dekat mushola ya. "
"Siap Fen. "
Selesai membayar Fenly dan Fira menunggu Meisya. Sementara itu Meisya baru saja selesai solat dan berjalan keluar dari mushola. Saat sedang memakai sepatu tiba tiba seseorang memanggil namanya.
Meisya membalikan badannya dan menemukan Fajri berdiri dibelakangnya. Meisya bertanya tanya mengapa Fajri bisa berada di mall ini?
"Kebetulan banget kita ketemu disini ya. "
"Sya, aku minta maaf ya. "
"Emang kamu salah apa? "
"Intinya aku minta maaf kalau aku ada salah sama kamu. Jangan cuekin aku lagi ya. "
"Ya udah aku maafin kamu. "
"Kamu ngapain di mall ini? "
"Biasalah cewek, shopping. "
"Aku temenin aja gimana? "
"Hah nemenin, gimana ya Ji. "
"Kita udah lama gak jalan berdua."
"Duh gua harus gimana ya. " batin Meisya
"Lo disini lagi jalan sama seseorang?"
"Gak kok Ji, gua sendirian. "
"Ya udah berarti bisa dong kita jalan."
"Ya udah ayo." ucap Meisya merangkul lengan Fajri
Fenly mulai merasa risau karena Meisya tak kunjung menghampirinya. Fenly mengirimkan pesan dan menghubungi Meisya namun tak ada balasan dari Meisya.
"Fira, kak Fen mau nyusulin kak Meisya dulu ya. Kamu tunggu disini sebentar. "
"Iya kak. "
Saat Fenly berjalan menuju mushola dirinya melihat Meisya dan Fajri jalan berdua. Pandangan Fenly fokus kepada tangan Meisya yang merangkul mesra lengan Fajri. Meisya tanpa sengaja melihat Fenly yang berdiri menatapnya. Timbul sedikit rasa tak enak hati kepada Fenly.
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE 2
Ficção AdolescenteSetelah putus dengan Zweitson, Nadya memulai kehidupannya tanpa bayang bayang masa lalu Zweitson. Awalnya Nadya bisa melakukan semuanya, namun ternyata takdir lagi lagi mempertemukan keduanya. Shandy terus berusaha mendekati Nadya karena baginya ha...
