BAB 31 // Ketua Osis Nakal

402 50 5
                                        

Sebelum baca jangan lupa follow akun wattpad aku dulu. Zee_agt

Vote juga dong, tinggal pencet bintang kan gak susah👆

Selain vote kasih komen juga ya, terserah mau ngetik apa aja. Yang penting masih wajar dan bukan hate speech :-)

Jangan lupa spam 😈😈😈 untuk lanjut bab selanjutnya

Heppy Reading....

Vote, komen & share

_____

Hari ini sekolah di bebaskan karena ada acara pemilihan Ketua Osis baru. Seluruh siswa Scienze diwajibkan untuk ikut memilih salah satu dari tiga kandidat yang ada. Namun sebelum itu, masing-masing kandidat akan mengutarakan visi misi mereka.

Rain dan si kembar dengan malas-malasan mendengar pidato para kandidat. Mereka sebenarnya sangat membenci acara-acara seperti ini, karena menurut mereka sangat membosankan.

"Kalian kenapa tidak ke lapangan?" tanya Aidan membuat ketiga gadis itu terkejut.

"Malas, panas banget," jawab Rain dengan enteng.

"Ekhem, Ekhem. Panas banget memang," sindir Nesha dengan gerakan tangan mengipasi wajah.

"Makasih banget untuk makanannya semalam, enak-enak banget anjir." Mesha tersenyum lebar saat mengingat semalam Aidan membawakan banyak makanan ke rumah Rain.

"Tapi lain kali kalau Rain minta makanan jangan lo bawain banyak-banyak. Mentang-mentang sultan, bikin kita sarapan pagi sama makanan semalam." Nesha mengeluarkan kekesalannya karena tadi pagi mereka harus menghabiskan makanan semalam yang terpaksa dihangatkan.

"Ya kalian salahin yang minta, dia aja nggak bilang apa-apa." Aidan melirik Rain yang kemudian dibalas tatapan tajam oleh gadis itu.

"Harusnya lo juga bisa memperkirakan," ujar Rain tidak mau disalahkan.

"Sebagai gantinya, nih gue kasih ini." Aidan mengulurkan sebuah kotak bekal ke hadapan Rain.

Rain menatap bingung kotak bekal tersebut. "Apa?" tanyanya heran.

"Ini tadi sebenarnya titipan dari nyokap, katanya buat lo," ujar Aidan menjelaskan, dengan membuka kotak bekal tersebut.

"Ini tadi sebenarnya titipan dari nyokap, katanya buat lo," ujar Aidan menjelaskan, dengan membuka kotak bekal tersebut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ternyata didalamnya berisi pastry yang sungguh terlihat menggugah selera. Bahkan si kembar saja menatap zappole itu dengan mata berbinar. Zappole adalah kue kering mirip soes khas Italia yang biasanya diberi taburan gula bubuk, atau krim kue.

"Dia minta lo buat ngerasain," ucap Aidan.

"Beneran? Lo nggak bohong kan?" Akhirnya Rain ragu-ragu menerima.

"Benar Rain.... dimakan, dihabiskan. Gue balik ngurus acara ini dulu."

Rain menganggukkan kepalanya. "Makasih ya, tolong bilangin Tente Wanda juga."

Untouchable RainTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang