Our Family
Ayah
Bunda
🦊
🐶
🐻
🐰
Jendra, Hendra dan Jeffri tengah mengangkut kardus-kardus berisikan bermacam barang. ada buku alat sekolah, mainan, baju-baju dan juga makanan ringan yang akan mereka bagikan di panti nanti. Ada juga makanan jadi yang sudah di buat oleh Ana dengan dibantu Nandra juga Rendra yang memang bisa memasak.
"udah semua?" tanya Jeffri
Rendra melihat kedalam mobil dan menghitung kotak-kotak itu memastikan bahwa semuanya sudah lengkap dan siap untuk dibawa.
"udah yah" jawabnya
"yaudah kalo gitu kita berangkat. Bunda mana?"
"disini" Jeffri terperanjat kaget karna mendengar suara dari arah belakangnya.
"ngagetin aku, kamu" Ana hanya mengangkat bahu kemudian berjalan ke mobil satunya.
"Hen mau kemana?" Hendra yang sudah bersiap ingin masuk ke mobil terhenti karna suara seseorang
"ohh Riri, ini mau ke panti asuhan ngasih barang-barang yang sekira nya diperluin anak-anak" jawab Hendra, Riri mengangguk. Niatnya untuk mengajak main Hendra dan yang lain gagal padahal dia tengah sangat bosan di rumah karena kedua orang tuanya sedang pergi menyisakan dirinya sendirian.
Melihat ekspresi murung Riri, Hendra menjadi tak tega dengan tetangganya itu.
"lo mau ikut?" Riri mengangkat kepalanya ada binar yang terpancar di kedua mata bulatnya itu.
"Boleh? tapi gue belum ganti baju"
"Bentar, Bunda! Riri boleh ikut nggak?" tanyanya begitu langkahnya sampai di mobil depan. Ana menoleh kebelakang melihat kearah anak tetangganya itu, teman sepermainan anak-anaknya.
"boleh boleh, tapi suruh izin dulu sama orang tuanya kak" balas Ana
Hendra kembali ke tempat Riri
"izin dulu, sekalian ganti baju gih"
"bapak sama ibu lagi nggak ada di rumah, gue di tinggal sendiri. Kalo gitu gue ganti baju dulu ya" Hendra mengangguk, pantas saja Riri mendatangi dirinya ternyata gadis itu tengah bosan akibat ditinggal.
"Riri ikut?" tanya Jendra dari dalam mobil, Hendra mengangguk sebagai jawaban
"lo didepan gih, biar gue dibelakang sama Riri" Jendra mengiyakannya dan turun dari mobil untuk berpindah ke depan di samping ayahnya.
Beberapa menit kemudian Riri sudah rapi dengan sweater abu dan celana panjang hitam, rambut panjangnya ia ikat poni tak lupa tas selempang yang ia isi dengan handphone dan dompet.
"Riri udah?" tanya Jeffri
"udah yah"
"yaudah kita berangkat" kedua mobil itupun melaju meninggalkan rumah mereka untuk menuju Panti Asuhan.
40 menit selama perjalanan tak terasa karna di mobil Jeffri ada Hendra juga teman dekatnya sekaligus tetangga mereka yang satu frekuensi dengan anak ketiga Adhitama itu membuat suasana mobil menjadi menyenangkan tapi ya tidak di pungkiri juga bahwa beberapa kali terjadi adu debat dimana sifat jahil Hendra tiba-tiba muncul dan mengerjai Riri membuat Jendra juga Jeffri menghela nafas lelah.
Mereka sampai di panti asuhan dan segera memarkirkan mobilnya, anak-anak yang tengah berada di halaman panti langsung menghentikan kegiatan mereka dan memandang penuh tanya pada 2 buah mobil yang tengah terparkir itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Family
FanfictionTak sedarah tapi tumbuh bersama. Tak seibu tapi saling bergantung. Tak seayah tapi saling sayang. Lahir dari rahim yang berbeda tetapi di rawat oleh orang tua yang sama. Mereka ada untuk melengkapi satu sama lain.
