Our Family
Ayah
Bunda
🦊
🐶
🐻
🐰
Langkah tegapnya dibawa masuk kedalam rumah, asisten rumah tangga sudah menunggu tuannya tak jauh dari pintu menerima tas dan jas milik pria dewasa itu.
"Nyonya dimana?" Tanya Edgar. Pria itu baru saja kembali dari perjalanan dinasnya sudah hampir 2 minggu dia meninggalkan anak dan istrinya.
"Nyonya ada dikamar tuan"
"Andi?" Bi Sari terlihat ragu untuk menjawab yang mana membuat Edgar menoleh padanya.
"Andi dimana bi?" Tanya Edgar sekali lagi.
"Maaf tuan. Sejak subuh den Andi pergi saya nggak tau beliau kemana" Bi Sari menundukkan kepalanya dalam ketika memberitahu tuan besarnya.
"Kenapa nggak dicegah atau ditanyain. Anak kecil kayak dia mau kemana subuh subuh gitu"
"Maaf tuan. Tapi nyonya bilang nggak papa dan ngebiarin den Andi pergi" Lagi-lagi istrinya. Edgar tidak habis pikir kali ini apalagi yang dilakukan Yumna.
Dia berjalan tegas menuju kamar sang istri tanpa mengetuk Edgar membukanya. Penampakan Yumna yang tengah duduk didekat jendela sambil melihat langit pagi yang tengah mendung menjadi hal pertama yang ia lihat.
"Kamu nyuruh apalagi sama Andi?" Yumna tidak menjawab dia lebih memilih untuk mendekatkan dirinya ke jendela yang berembun karena udara dingin dari luar.
"Yumna!" Mendengar nada bentakan akhirnya Yumna menoleh. Bekas air mata di pipinya menjadi perhatian Edgar bukan sekali dua kali dia melihat keadaan Yumna seperti ini.
"Aku nyuruh dia jemput kakaknya" Alis Edgar bertaut tak mengerti apa yang baru saja dikatakan istrinya.
"Kakaknya siapa maksud kamu? Wina?" Yumna menggeleng perlahan senyuman muncul diwajahnya.
"Kenandra Ghifari Adhitama. Anakku dan mas Satria" Tangan Edgar mengepal. Emosinya naik mendengar hal itu.
"Kamu pikir dia akan mau meninggalkan keluarganya demi kamu?"
Yumna menggeleng
"Mungkin nggak, tapi dia pasti akan memikirkannya kalau melihat keadaan Andi"
Edgar menatap Yumna tajam.
"Apa yang kamu lakuin sama Andi Yumna?" Istrinya diam tak ada niat menjawab membuat Edgar begitu marah padanya.
"Sakit kamu! Kalau sesuatu terjadi sama Andi. Awas aja kamu! "
Edgar keluar dari kamar Yumna dan mengambil handphone miliknya untuk menghubungi seseorang. Pada deringan kedua telpon itu diangkat.
"Saya sudah tidak bisa lagi bersama Yumna"
Hanya satu kalimat, tapi hal itu berhasil membuat ayah Yumna terkejut bukan main. Sebelum dibalas oleh mertuanya Edgar lebih dulu mematikan panggilan, mencari kontak lain yang harus ia hubungi sekarang.
Edgar mengambil kunci mobilnya dan pergi dari rumah. Panggilannya masih terhubung dan belum di angkat oleh Jeffri. Saat pesta kemarin Edgar sempat meminta nomor telpon Jeffri. Andi pasti ada disana dirumah Jeffri.
Didalam mobil tepat didepan kediaman Adhitama, Andi memperhatikan rumah itu. Sudah hampir 2 jam dia disana, supirnya juga bertanya beberapa kali tentang maksud Andi ke rumah ini tapi Andi tidak menjawab. Anak itu tengah dalam kebimbangan yang sangat besar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Family
FanfictionTak sedarah tapi tumbuh bersama. Tak seibu tapi saling bergantung. Tak seayah tapi saling sayang. Lahir dari rahim yang berbeda tetapi di rawat oleh orang tua yang sama. Mereka ada untuk melengkapi satu sama lain.
