Chapter 46 "Anak Bunda"

2.8K 274 14
                                        

Our Family

Ayah
Bunda

🦊
🐶
🐻
🐰








Nandra kebingungan dia tidak mengerti sama sekali apa yang dimaksud oleh ibunya Andi. Dengan cepat dia menarik tangannya yang tengah di genggam itu.

"Maksudnya apa ya Tante? Nandra nggak paham"

"Kamu udah bisa menghentikan permainan keluarga palsu itu Nan dengan kembali sama Mami" Yumna mengatakannya dengan senyum penuh, pancaran penuh kebahagiaan tercipta di wajahnya.

"Nandra nggak ngerti tante, maaf" Nandra bukannya tidak mengerti tapi dia tidak ingin mengerti.

"Sebenarnya Mami yang ngehubungin kamu dan ngajak ketemuan, berpura pura jadi Andi supaya kamu mau datang karena Mami yakin kalo Andi yang minta pasti bakal kamu turutin"

Nandra menoleh pada Andi yang masih setia menunduk. Dirinya menggeleng dan bangkit dari duduknya. Sebelum sempat beranjak tangannya di cekal oleh Yumna.

"Mau kemana? Mami belum selesai bicara Nandra"

"Nggak, saya nggak mau dengar" Nandra mencoba melepaskan cengkraman Yumna yang semakin lama semakin kuat bahkan Nandra merasakan kuku tajam wanita itu mengenai kulit pergelangan tangannya.

Mereka menjadi perhatian pengunjung resto, sebelum keadaan semakin ricuh dan pelayan juga sudah akan turun tangan seseorang datang diantara mereka. Membantu Nandra lepas dari ibunya Andi.

"Tolong lepasin adek saya tante" Ucapnya penuh penekanan.

"Bang?" Panggil Nandra

"Dia bukan adik kamu, dia anak saya, dia kakaknya Andi" Balas Yumna tak kalah tajam pada Jendra yang tiba-tiba muncul entah darimana.

"Apapun itu, sekarang Nandra adik saya. Jadi saya punya hak buat lindungin dia" Cengkraman Yumna terlepas tanpa menoleh kembali Jendra membawa Nandra keluar dari restoran. Keluarga Jendra yang ada disana juga ikut keluar.

Yumna mengepalkan tangannya sambil memandang kearah Nandra yang mulai menjauh, padahal sedikit lagi dia bisa membawa anaknya pergi anak yang selama ini dia nantikan.

Pandangannya menoleh pada Andi yang juga tengah menatap pintu keluar. Dia pegang bahu anaknya itu.

"Andi kamu harus bawa Nandra ke kita apapun caranya. Kalo kamu bawa dia Mami janji, Mami akan sayang sama kamu, Mami akan ngasih perhatian ke kamu, Mami akan turutin semua maumu. Tapi bawa Nandra dan kita akan jadi keluarga yang lengkap" Bagi remaja belia seperti Andi yang kurang kasih sayang ibu kata-kata itu bagaikan mantra.

Dengan ragu Andi mengangguk. Yumna mengambil tasnya menaruh beberapa lembar uang ratusan di atas meja kemudian pergi darisana meninggalkan Andi yang masih duduk di tempatnya.

"Mami akan sayang sama gue kalo gue bawa Kak Nan" Gumamnya

Disisi lain kakak beradik itu sudah cukup jauh dari restoran tadi langkah Jendra memelan. Dia berbalik menghadap kedua orang tuanya yang setia mengikutinya dari belakang.

"Mah Pah maaf Jendra kayaknya nggak bisa pulang bareng. Jendra harus nemenin Nandra pulang ke rumah" Tika menoleh pada suaminya padahal ini adalah family time yang sudah ia rencanakan cukup lama karena jujur sampai sekarang Jendra masih terasa begitu jauh darinya dan dia sangat senang ketika Jendra menyetujui rencana jalan-jalan ini yang ia pikir akan membuat hubungan Jendra dan keluarganya menjadi lebih dekat.

Our FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang