Bab 40 : Kecanduan

607 62 14
                                        


Pagi,...

Masih dengan hanya berselimut, kedua tubuh tanpa busana itu masih terlelap dalam tidurnya. Lambat laun matahari mulai beranjak naik dan menerobos lewat tirai gorden yang tidak tertutup rapat.

Langit ( Bumi ) terbangun lebih dulu dan mengecup mesra kening Asia yang masih memeluknya dengan erat sejak semalam.

Tak lama,...

Asia ikut terbangun dan menatap balik mata suaminya yang terus memandangi wajahnya.

Asia ;
" Selamat pagi My Husband,...!!! "

Langit ( B ) ;
" Selamat pagi juga My Wife,...!!! "

Mereka sama-sama tersenyum bahagia, lalu Asia mulai mencium bibirnya Langit. Mereka berdua kembali berciuman dengan sangat mesra dan intim.

Tautan di bibir itu terlihat sangat lengket dan penuh dengan perasaan cinta yang membuncah.

Setelah berciuman cukup lama kedua pasang mata itu kembali bertemu dan bertatapan penuh oleh kilauan kebahagiaan.

Asia ;
" Makasih Sayang,...Udah jadiin Aku istri Kamu yang sesungguhnya !!! "

Asia mengatakannya dengan segenap perasaan yang sangat tulus dan juga penuh syukur.

Dan,...

Langit atau Bumi merasa jika keputusannya sudah benar. Mereka berdua memang sudah saling jatuh cinta, meskipun di matanya Asia sekarang ini dirinya masihlah sebagai Langit Aksara Kusubandio.

Langit ( Bumi ) mengecup keningnya Asia cukup lama dan sedikit agak emosional.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya seorang Bumi Mahameru akan hidup di tubuh seorang Pria.

Apalagi,...

Bumi sampai bisa jatuh cinta sedemikian rupa sama Asia. Sampai di titik yang sangat jauh seperti saat ini.

Biarlah sekarang Bumi menjadi orang jahat. Bumi hanya sedang jatuh cinta. Meskipun Bumi jatuh cinta pada orang yang salah dan seolah-olah juga Bumi memanfaatkan situasi serta kondisinya sekarang.

Langit ( B ) ;
" Aku yang harusnya berterima kasih sama Kamu Sayang,...Karena sudah sabar dan mau menerima semua kekurangan Aku apa adanya !!! "

Bisik Langit ( Bumi ) dengan suara sedikit gemetar antara sangat bahagia dan juga cukup takut.

Sebab,...

Bumi tidak pernah tahu berapa lama lagi waktunya yang tersisa ada di tubuh Langit dan mencuri hidup serta istrinya yang luar biasa itu.

Asia tidak menjawab, dia hanya kembali lebih mengeratkan pelukannya dan mencium leher suaminya lembut.

Mereka berdua hanya berpelukan dengan sangat erat selama beberapa saat.

Hingga dimana,...

Drrt,...

Drrt,...

Drrt,...

Suara pesan masuk seolah-olah bersahutan dari ponsel Langit dan Asia nyaris berbarengan.

Mereka kemudian jadi saling melepaskan pelukannya dan meraih ponsel masing-masing untuk melihat isi pesannya yang ternyata sama.

Asia ;
" Sepertinya Eyang serius minta Kita Medical Cek Up deh, sampai Daniel bilang harus ngosongkin semua jadwalku siang ini,...!!! "

Langit ( B )
" Iya,...Ini juga pesannya gak jauh beda. Kita diminta ke Rumah Sakit jam 10 pagi !!! "

Asia ;
" Sekarang udah jam 8 sih,...Dan Aku laper,...!!! "

Langit ( Bumi ) terseyum sambil membelai wajah Asia yang cantik dan menggemaskan.

Bumi Di Langit AsiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang