Bab 101 : Debaran

195 39 2
                                        

Pemakaman sore,...

Hari itu Langit sengaja pulang kantor lebih cepat. Karena hari itu bertepatan dengan 5 tahun lamanya Jessica sudah meninggal dunia.

Sebelum turun dari mobil,...

Langit terlihat melepas cincin pernikahannya terlebih dahulu dan menaruhnya di dalam kantong Jas.

Lalu,...

Dengan membawa buket bunga yang super cantik Langit datang dengan wajah yang selalu penuh kesedihan.

Setelah menaruh buket bunga yang dibawanya. Langit duduk di samping makam wanita yang sangat dia cintai itu.

Langit ;
" Hai Sayang,...Apa kabar Kamu sama anak Kita,...??? "

Matanya Langit sudah mulai berkaca-kaca meskipun baru mengucapkan kalimat itu.

Langit ;
" Maaf yah,...Karena Aku udah jarang sekali melihat kalian berdua disini,...🥹🥹🥹 !!! "

Kemudian,...

Airmatanya mulai terjatuh, karena rasa sakit oleh kehilangan kekasih serta calon anaknya dulu ternyata masih begitu menyakitkan buat Langit.

Langit ;
" Aku kangen Sayang,....Kangen sekali sama Kamu,...🥹🥹🥹 !!! "

Sambil menangis tangan Langit sampai mencengkram erat tanah makam Jessica karena perasaanya yang begitu terluka oleh kehilangan paling menyakitkan itu.

Beberapa saat kemudian,...

Waktu sudah mulai beranjak petang. Dan saat Langit berdiri untuk pulang. Dia melihat sesosok Pria paruh baya yang sedang berdiri menatap kepadanya.

Langit ;
" Papaaa,...!!! "

Ternyata itu adalah Papanya mendiang Jessica.

------------------------------------------

Parkiran Pemakaman petang,...

Langit dan Papa Bobby terlihat sedang berdiri dengan saling berhadapan.

Kemudian,...

Langit langsung menundukkan kepalanya karena merasa malu kepada sang mantan calon mertuanya.

Langit ;
" Aku minta maaf Pah,...🥹🥹🥹 !!! "

Papa Bobby mendekat dan justu menganggkat kedua bahu Langit agar Dia tidak lagi menundukkan kepalanya.

Papa Bobby ;
" Lang,...Kamu sudah terlalu banyak meminta maaf pada Kami. Meskipun,...Semua kejadian yang menimpa Jessica itu murni sebuah kecelakaan,...!!! "

Mendengar perkataan itu air mata Langit kembali menetes oleh rasa bersalah yang tidak pernah Dia lupakan sedetikpun.

Langit ;
" Jessica meninggal karena kecerobohan Aku Pah,...Seandainya saat itu Aku gak menepikan mobil disana,....😭😭😭 !!! "

Papa Bobby kembali memegang kedua bahunya Langit dengan sangat erat.

Papa Bobby ;
" Langit,...Dengar Papa,...Semua itu sudah menjadi takdir. Dan ini sudah 5 tahun berlalu, jika Kamu masih seperti ini, nanti Jessica dan calon anak kalian tidak bisa tenang Langit,...!!! "

Langit mencoba berusaha menatap mata Papa Bobby. Sepertinya lelaki paruh baya itu sudah ikhlas menerima kepergian putri bungsunya.

Papa Bobby ;
" Meskipun Papa, Mama, Amelia sudah tidak tinggal di Indonesia. Kami selalu tau soal kabar Kamu Langit. Sekarang lanjutkanlah hidup Kamu seperti seorang pria pada umumnya. Apalagi Kamu sudah punya seorang istri yang luar biasa seperti Asia Abraham. Papa juga dengar kalian akan segera memiliki seorang anak,...!!! "

Bumi Di Langit AsiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang