Rumah Eyang Widuri sore,...
Bumi yang belum pernah datang sama sekali kerumah Eyangnya yang termasuk kalangan salah satu orang kaya di Jakarta.
Rumah mewah itu baru ada dalam pandangan matanya beberapa detik yang lalu, akan tetapi entah kenapa Bumi juga merasa rumah mewah itu juga tampak tidak asing bagi dirinya.
Eyang Widuri ;
" Inilah rumah Eyang dan sekarang juga sudah menjadi rumah Kamu Bumi,...Dan Eyang berharap supaya Kamu akan betah tinggal disini selamanya sama Eyang,...!!! "
Ucap Eyang Widuri pada Bumi saat masih di dalam mobil ketika mereka baru saja sampai sambil memegang jemari tangannya Bumi.
Terlihat sang sopir segera membukakan pintu mobil untuk Eyang Widuri, lalu setelah itu pak sopir segera mengeluarkan kursi roda buat Bumi di bagasi mobil.
Asia yang duduk di depan dan sudah ikut turun juga dari dalam mobil segera membukakan pintu mobil dimana posisi tempat Bumi duduk.
Perlahan-lahan Bumi juga ikut turun dari mobil dan dia melihat ke arah kursi rodanya.
Bumi ;
" Aku mau coba jalan sendiri saja,...!!! "
Sang sopir yang mendengar kalimat dari Bumi itu langsung melihat ke arah Eyang Widuri yang hanya meresponnya dengan anggukan kepala sebagai tanda memang tidak apa-apa.
Asia malah langsung menggandeng lengannya Bumi begitu saja.
Asia ;
" Ya udah yuk masuk,...!!! "
Bumi cuma bisa kaget karena gandengan tangan Asia yang benar-benar lengket pada lengannya.
Sedangkan Eyang Widuri cuma bisa tersenyum bahagia melihatnya, karena cuma Asia yang bisa cepat akrab dengan siapapun juga. Apalagi ini dengan Bumi, yang merupakan saudari kembar dari suaminya sendiri.
Terlihat juga beberapa orang pembantu datang untuk membawakan tas milik Eyang Widuri dan juga barang-barangnya Bumi. Kemudian mereka semua masuk ke dalam rumah
---------------------------------------------
Pintu kamar terbuka,...
Eyang Widuri ;
" Ini kamar Kamu Bumi Sayang,... Jika ada yang Kamu tidak suka ataupun ada yang Kamu inginkan. Jangan sungkan untuk selalu bilang sama Eyang atau Pak Haris dan juga Josep yah,... !!! "
Bumi cuma mengangguk.
Asia tetap menggandeng lengannya Bumi sampai masuk ke dalam kamar diikuti oleh Eyang Widuri dan para pembantu yang membawakan barangnya.
Bumi kemudian langsung duduk di atas kasur besar yang ada di dalam kamar yang sangat besar dan bagus itu.
Eyang Widuri ;
" Kamu istirahatlah dulu Sayang,...Nanti Kita makan malam bersama yah !!! "
Bumi kembali cuma menganggukan kepala tanpa ada ekpresi sedikitpun.
Eyang Widuri mengusap pelan pundak Bumi, kemudian segera berjalan keluar dari kamar Bumi dengan mengajak Asia.
Asia ;
" See you tonight saudara iparku,...Bye,...Bye,...!!! "
Bumi cuma melihat kepergian Eyang Widuri dan juga Kakak iparnya Asia.
--------------------------------------------
Rumah Sakit malam,...
Mama Lestari terlihat sedang duduk di samping ranjang perawatannya Langit. Tangannya Mama Lestari tidak henti-hentinya untuk menciumi tangan putranya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bumi Di Langit Asia
RomanceTrauma yang mendalam akan kehilangan yang membuat seorang pria bernama Langit mengalami depresi dan sering berpikiran ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Sedangkan seorang perempuan bernama Bumi harus Koma karena jiwa penolongnya yang luar biasa mesk...
