Bab 113 : Teror Sang Mantan

189 27 1
                                        

Rumah Eyang Widuri malam,...

Malam itu Asia dan Langit sama-sama melamun ditempat tidurnya masing-masing dengan posisi saling memunggungi satu sama lainnya.

Asia masih mikirin soal Bumi dan lagunya yang benar-benar aneh dan tidak masuk akal.

Langit juga sedang memikirkan soal pesan video dari dirinya sendiri.

Tapi,...

Ada 1 hal lain yang sama-sama ikut membebani pikiran suami istri tersebut, yaitu masalah soal kehadirannya Agung.

Baik Langit maupun Asia terlihat kesal saat ingat perkara soal nama itu. Padahal jelas-jelas Bumi bilang sudah tidak ada hubungannya lagi dengan mantan pacarnya itu.

----------------------------------------------

Sementara itu,...

Di kamarnya sendiri Bumi juga malah tidak bisa tidur dan terus memikirkan sikapnya Asia yang kembali aneh dan agak dingin padanya.

Bumi bahkan tidak ingat jika Dia mempunyai kesalahan pada gadis itu.

Ingin rasanya Bumi menanyakan langsung pada Asia. Tapi saat itu sudah hampir jam 12 malam.

Biasanya juga,...

Kalau Asia pengen ngobrol atau kesulitan tidur bakal ngecat Bumi lebih dulu. Bahkan Asia sering merengek buat tidur dikamarnya seperti kemarin-kemarin.

Sehingga Bumi cuma bisa pasrah dan terus berusaha buat tidur dengan memejamkan matanya.

----------------------------------------------

Keesokan harinya,...

Sekitar jam 8.30 pagi Bumi terlihat sedang jogging sendirian di sekitaran komplek perumahan rumah Eyangnya yang mayoritas memang perumahan mewah semua.

Saat sedang asyik berlari kecil, tiba-tiba ada motor yang berhenti di depannya secara mendadak dan membuat Bumi sangat kaget.

Apalagi Bumi pernah kecelakaan besar sekitaran 1 tahun lalu. Sehingga Bumi benar-benar kaget dan sedikit ketakutan.

Orang yang dari motor itu segera turun dan membuka helmnya.

Agung ;
" Sorry,...Sorry,...Aku gak bermaksud ngagetin Kamu kok,...!!! "

Dengan masih memegang dadanya yang berdebar cukup kencang karena kaget, Bumi terlihat semakin kesal saat tau orang itu adalah Agung.

Bumi ;
" Kamu mau ngapain lagi siiiih,...??? "

Agung ;
" Pokoknya Aku bakal minta maaf terus sampai Kamu maafin Aku dan kasih Aku kesempatan sekali lagi Bumi,...!!! "

Bumi semakin kesal mendengar alasan lelaki itu.

Bumi ;
" Oke,...Baiklah,...Kan Aku udah bilang udah maafin Kamu yah,...Jadi,...Seharusnya semua udah beres donk. Dan Kamu gak usah nyari-nyari Aku atau ngikutin Aku terus kaya gini,...!!! "

Agung ;
" Iya tapi,...Kamu belum kasih Aku kesempatan lagi Bumi,...Aku masih sayang banget sama Kamu. Saat itu Aku cuma sedang khilaf aja,... !!! "

Bumi terlihat menghela nafasnya panjang dan berat karena Dia benar-benar muak sekali mendengar rengekan pria berengsek yang ada di hadapannya itu.

Bumi ;
" Agung dengar,...Maaf,...Tapi Aku udah gak punya perasaan apapun sama Kamu. Jadi,... Please,... Jangan ganggu hidupku lagi yah. Sekarang mending Kamu jalani hidup Kamu sendiri juga,...Okey,...!!! "

Agung ;
" Bohong,...Aku yakin Kamu masih punya perasaan sama Aku,...!!! "

Bumi ;
" Aku serius,...Dan asal Kamu tahu,...Aku juga udah menyukai orang lain. Jadi stop usik kehidupanku lagi yah,...Aku capek,...Dan Aku gak nyaman,...!!! "

Bumi Di Langit AsiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang