Bab 93 : !!!!!

183 30 5
                                        

Ruang makan malam,...

Terlihat Mama Lestari memandangi wajah putranya dengan sangat serius sekali.

Mama Lestari ;
" Sejak pertama mengenal Asia Mama langsung menyukainya. Gadis itu punya aura positif vibes dan juga sangat ceria. Tapi,...Mama masih gak paham jika putra Mama ini masih memperlakukan  istrimu itu dengan tidak semestinya,...!!! "

Langit ;
" Mah,...Aku,...!!! "

Belum sempat Langit manjawabnya, tapi Mama Lestari kembali langsung memotongnya.

Mama Lestari ;
" Mama memang cuma tahu soal masa lalu Kamu yang menyakitkan dengan seorang gadis lain Langit. Hanya saja,...Jika Kamu memang telah memutuskan untuk menikahi anaknya seseorang. Setidaknya perlakukan gadis itu seperti layaknya Kamu memperlakukan Mama dan juga Bumi nak. Ingat satu hal Langit,... Kalau Asia itu adalah putri seseorang. Meskipun dia dibesarkan hanya oleh Papinya seorang diri, Asia selalu hidup dengan kehangatan dan penuh oleh cinta kasih. Tolong ya nak,...Jangan hancurkan hati seorang Ayah yang sudah rela memberikan putri kesayangannya untuk Kamu nikahi. Tapi Kamunya selalu memperlakukan istrimu dengan seperti ini,...!!! "

Langit ;
" Maaf Mah,...!!! "

Jawab Langit karena Dis juga tidak bisa menjawab apapun soal kekecewaan dari Mamanya.

Dan Ibu serta anaknya itu sempat sama-sama terdiam selama beberapa saat. Sebelum pada akhirnya Mama Lestari kembali bersuara lagi.

Mama Lestari ;
" Mama rasa Asia itu juga belum sempat makan malam, dan Dia seharusnya wajib makan demi calon bayi kalian yang sedang di kandungnya. Sekarang,... Mama mau Kamu susul istrimu ke kamar dan bujuk Asia buat makan. Biar sekarang Mama panaskan dulu makanan untuknya,...!!! "

Langit cuma terdiam tanpa menjawab atau bereaksi apapun.

Mama Lestari ;
" Mama sangat minta tolong sekali lagi Langit. Bagaimanapun Asia adalah menantunya Mama dan juga calon Ibu dari cucunya Mama,...Jangan sampai Dia tidur tanpa makan,...Bawa Asianya kesini yah !!! "

Langit akhirnya mau gak mau tetap mengangguk juga karena permintaan dari sang Mama.

----------------------------------------------

Kamar Langit & Asia malam,...

Asia baru saja keluar dari kamar mandi sudah berganti baju dengan setelan kimono tidurnya.

Dan terlihat Langit sudah duduk di atas tempat tidur miliknya, karena dari tadi lelaki itu sedang menunggu Asia selesai mandi.

Langit ;
" As,...Mama minta Kamu buat makan malam !!! "

Asia ;
" Maaf,... Tapi Aku sudah kenyang !!!

Jawab Asia kembali berbohong.

Krucuk,...Krucuk,...

Tapi justru suara bunyi perutnya yang kelaparan tidak bisa di ajak bekerja sama. Sampai bikin Asia sedikit malu dan sangat canggung. Akibat ketahuan kalau dia sedang berbohong.

Sekarang Langit jadi menatap Asia dengan mode sangat serius.

Langit ;
" Setidaknya,... Kamu harus tetep makan demi bayimu dan juga Mamaku yang lagi siapin makanan buat Kamu,...!!! "

Asia malahan menatap Langit balik. Karena Asia merasa dirinya semakin begitu Asing dengan lelaki itu. Asia nyaris seperti tidak mengenali lagi pria yang kemarin-kemarin sukses membuatnya jatuh cinta dengan sedemikian rupa.

Bahkan bayi yang dikandungnya saja cuma Langit sebut dengan sebutan bayimu bukan bayi Kita.

Apalagi ketika Asia ingat bagaimana marahnya sorot mata Langit ketika Bumi pingsan. Mata itu  sorot matanya seperti menyiratkan kejahatan tidak termaafkan karena sudah membuat adiknya drop.

Bumi Di Langit AsiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang