Rumah Papi Josep Kamar Asia siang,...
Sekarang Asia sudah duduk di sampingnya Bumi.
Asia ;
" Kamu yakin udah gapapa,...??? "
Asia kembali bertanya, sebab Bumi kembali sering merasakan kesakitan yang mendadak pada kepalanya.
Bumi cuma mengangguk sembari tersenyum canggung. Kemudian Asia malah jadi menundukkan wajahnya karena merasa malu.
Asia ;
" Bumi,... Aku minta maaf yah,... Karena udah marah-marah dan bentak-bentak Kamu. Sampai Kamu,...Kamu,...🥹🥹🥹 !!! "
Asia mengatakan hal itu dengan sedikit terbata-bata karena bingung oleh kalimatnya sendiri. Sebab waktu itu Asia benar-benar seperti orang yang kesetanan.
Tapi,...
Bumi justru memegang wajah Asia dengan lembut sehingga mereka berdua sekarang justru saling bertatapan mata.
Bumi ;
" Kamu gak salah As,...!!! Seharusnya Aku yang meminta maaf. Karena udah masuk ke studio latihan Kamu tanpa permisi,... Apalagi Aku juga sudah lancang menyentuh sekaligus memainkan gitar pribadi Kamu,...!!! "
Asia otomatis menggelengkan kepalanya. Sebab bukan karena alasan itu Asia bisa marah dan kehilangan kendali sama Bumi.
Bumi ;
" Maafin Aku ya As,... Aku yang salah,... Apalagi Kakakku juga sampai menyalahkan Kamu segala,... Seharusnya sejak kemarin Aku sudah minta maaf sama Kamu. Jujur saja,... Kalau situasi ini gak enak banget As. Karena Aku kangen banget sama Kamu. Kangen bicara sama Kamu, Aku sangat merindukan semuanya bareng sama Kamu,...🥹🥹🥹 !!! "
Mata Bumi dan mata Asia sama-sama sudah sangat berkaca-kaca.
Tanpa pikir panjang lagi,...
Asia langsung memeluk Bumi dengan erat. Sehingga Bumi tentu saja sangat kaget sekali.
Asia ;
" Aku juga kok,... Aku juga Kangeeen banget sama Kamu Bumi,... !!! "
Dengan sedikit lebih memberanikan dirinya, Bumi akhirnya juga membalas pelukannya Asia. Tangannya sekarang juga sudah mulai mengelus-elus punggungnya Asia.
Sangat terasa sekali jika mereka berdua itu sama-sama saling merindukan, setelah beberapa hari cuma saling diam dan bersikap sangat canggung satu sama lain.
----------------------------------------------
Beberapa saat kemudian,...
Bumi ;
" Aku tiap hari nungguin Kamu telpon atau kirim pesan loh,...!!! Tapi gak ada sama sekali,...!!! "
Ucap Bumi dengan raut wajah kecewa.
Asia ;
" Maaf,... Jujur saja,... Kalau Aku malu banget sama Kamu,... !!! Padahal Aku juga pengen banget menghubungi Kamu dan bicara sama Kamu. Tapi,... Momen dan waktunya selalu saja tidak pernah tepat Bumi,...🥹🥹🥹 !!! "
Jawab Asia dengan ungkapan hati terdalamnya.
Bumi lalu memegang tangannya Asia.
Bumi ;
" As,... Pasti Langit juga selalu bikin Kamu kesusahan yah,...??? "
Asia sangat ingin mengatakan iya, tapi dia juga tidak bisa sepenuhnya buat menyalahkan sikap kasarnya Langit.
Asia ;
" Kan Aku yang salah,... Jadi wajar saja kalau Langit sampai marah dan kecewa sama Aku,...!!! "
Bumi justru semakin menggenggam kedua tangannya Asia semakin erat, sehingga Asia jadi menatapnya dengan tatapan bingung.
Bumi ;
" Please,... Stop ngomong kalau Kamu yang salah ya, Aku gak suka As. Kamu harus selalu ingat, kalau Kamu itu gak punya salah apapun sama Aku ataupun sama Langit,...!!! "
KAMU SEDANG MEMBACA
Bumi Di Langit Asia
Storie d'amoreTrauma yang mendalam akan kehilangan yang membuat seorang pria bernama Langit mengalami depresi dan sering berpikiran ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Sedangkan seorang perempuan bernama Bumi harus Koma karena jiwa penolongnya yang luar biasa mesk...
