Bab 96 : Lunch

251 38 3
                                        


Supermarket pagi,...

Terlihat Papi Josep dengan Asia sedang berbelanja bahan-bahan masakan. Keseruan Ayah dan anak itu tidak terganggu meskipun beberapa kali ada yang minta foto dengan Asia.

Asia ;
" Ini tumben kok Papi beli bahan-bahan masakannya banyak banget gini,...??? "

Tanya Asia heran karena mereka cuma berdua saja. Apalagi Asia juga gak tau sampai kapan dia mau nginap di rumah Papinya. Karena walau bagaimanapun juga Asia sudah menikah.

Papi Josep ;
" Soalnya,...Siang ini Papi ngundang tamu buat makan siang bareng Kita di rumah. Mumpung Kita berdua sama-sama sedang tidak sibuk,...!!! "

Asia ;
" Haaah,...Siapa ??? "

Tanya Asia heran sekaligus bingung.

Papi Josep ;
" Ada deeeh,...Kejutan !!! "

Jawab Papi Josep dengan jahil.

Asia ;
" Isssssh,...Papiiiiiiiiiiiii,....Aku gak suka ahh,... Kalau harus main tebak-tebakan gini,...😤😤😤 !!! "

Asia langsung ngambek dan jalan menjauhi Papinya yang sedang mendorong trolly belanjaan.

Papi Josep langsung menarik nafasnya panjang. Padahal cuma mau godain anaknya sedikit, tapi malah sampai ngambek segala.

Mungkin karena efek hormon Ibu hamil aja, jadi Asia agak baperan wkwk.

Papi Josep ;
" Papi ngundang Bu Lestari sama Bumi buat makan siang di rumah Kita loh,...!!! "

Teriak Papi Josep langsung memberitahu Asia tentang siapa orang yang di undang ke rumah mereka.

Sehingga Asia segera menghentikan langkahnya dan kembali berbalik lagi mendekati Papinya.

Asia ;
" Siapa,...??? "

Tanya Asia lagi kembali memastikan.

Papi Josep ;
" Papi ngundang Bumi sama Mertua Kamu,...!!! "

Asia ;
" Haaah,...Kapan Papi ngundang mereka ??? Terus kenapa gak bilang sama Aku,...??? "

Tanya Asia nyerocos karena kaget sekaligus seneng.

Papi Josep ;
" Semalam Papi sempat telponan sama Bu Lestari. Kebetulan kan Kita berdua lagi meliburkan diri. Trus katanya Bu Lestari juga ada yang mau dibicarakan sama Papi. Jadi sekalian aja Papi undang mereka ke rumah buat makan siang bareng,...!!! "

Asia ;
" Cuma Mama sama Bumi aja,...??? "

Papi Josep mengangguk.

Papi Josep ;
" Lagian kalo suami Kamu kan pasti sibuk banget,...Jadi Papi cuma mengundang Ibu besan sama putrinya saja,...!!! "

Asia ;
" Ohw,...!!! "

Ada senyuman kecil yang coba Asia sembunyikan seneng bakal ketemu sama Bumi. Meskipun jantungnya sudah berdebar kencang banget sejak tau Bumi akan dateng ke rumahnya.

Papi Josep ;
" Meskipun Kamu gak cerita apa-apa sama Papi. Tapi Papi sedikit tau soal kejadian kemarin. Setidaknya,...Kamu sama Bumi harus sama-sama bicara As. Apalagi sekarang kalian bersaudara dan sangat akrab. Papi juga tau kok kehadiran Bumi bikin Kamu nyaman dan merasa punya saudari perempuan. Kalian gadis-gadis manis yang cocok saat sedang bersama. Jangan sampai gara-gara kesalahpahaman kecil bikin hubungan kalian jadi renggang,...!!! "

Asia menatap wajah Papinya. Lelaki paruh baya itu memang selalu Pria paling hebat dalam hidupnya.

Papi Josep selalu tau tanpa harus diberi tahu. Dan Papi Josep juga sepeka seorang Ibu.

Bumi Di Langit AsiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang