BAB 40

2.9K 249 46
                                        

BECKY POV

"Sawadhika Phi Non"

*..........................................*

"Malam ini? Kenapa baru memberitahuku?"

*.........................................*

"baiklah. Mungkin aku lupa. Aku sangat sibuk akhir-akhir ini"

*..........................................*

"Ya phi. Aku Menunggu mu di rumah"

*.........................................*

"I love you too"

Setelah aku mematikan telepon genggamku, aku pun bergegas menuju rumahku.

Bisa-bisa nya aku lupa jika phi Non mengajakku menghadiri pesta pernikahan temannya malam ini.

Beberapa hari yang lalu dia sudah sempat memberitahuku. Hanya saja, otakku yang mungil tidak sanggup menampung banyak ingatan, apalagi aku sedang mengerjakan tesis dan magang secara bersamaan.

Setelah menempuh satu jam perjalanan yang macet, di sore hari yang diiringi dengan hujan deras,  aku pun sampai di rumah.

Sebenarnya hari ini sangat lelah. Tapi aku sudah terlanjur mengiyakan ajakan phi Non. Jadi aku harus menyemangati diri ku saat ini.

Ayolah Becky! Bersemangatlah! Phi Non baru saja membelikan mu tas Chanel Limited Edition keluaran terbaru dua hari yang lalu. Berbaik hatilah padanya kali ini.

Jiwa matrealistisku sedang memberiku peringatan. Hahaha.

Setelah satu jam menggunakan waktuku seefektif dan seefisien mungkin, kini aku sudah tampil cantik dengan balutan gaun hitam tanpa lengan yang elegan. Tidak lupa perhiasan, jam tangan dan tas dengan merk ternama melengkapi penampilanku.

Ah..,, Primiily pasti kalah jika dibandingkan dengan penampilanku sekarang.

Aku menyunggingkan seringaian di sudut bibir merah muda ku.

Kamu luar biasa cantik Becky. Aku memuji diriku sendiri.






"Sayang, kamu luar biasa!" Ucapan phi Non menyadarkanku dari lamunanku di depan cermin.

Tiba-tiba saja phi Non sudah berada di dalam kamar ku. Aku sudah biasa menghadapi sikap 'sesuka hatinya' yang tidak pernah memencet bell ataupun mengetuk pintu.

Karena dia adalah salah satu donaturku, maka aku akan memakluminya.

"Thank's phi Non. Aku sudah siap"
Ujarku padanya sembari tersenyum.


Cup



Phi Non mengecup singkat bibir ku lalu menarik pelan tanganku untuk diajaknya keluar dari rumahku yang megah.

"Phi Mai, aku pergi dulu ya. Phi istirahat saja. Aku tidak tahu akan pulang jam berapa malam ini. Tidak perlu membukakan aku pintu. Aku sudah membawa kunci cadangan" ucapku pada Maid mama ku yang aku bawa ke rumah ku sejak rumah ini dibeli.

"Baik nona. Hati-hati di jalan" ucap wanita dewasa itu dengan sopan.

*************************

"Ohhh shittt!!" Umpat ku setengah berbisik agar tidak terdengar oleh Phi Non.

Aku tidak menyangka phi Non membawa ke upacara pernikahan Khun Saint, CEO GDS-59, agensi yang menaungi mantan kekasihku FREEN CHANKIMHA.

Astaga!! Bagaimana ini. Aku tidak tahu harus bereaksi seperti apa jika seandainya dia juga datang ke pesta ini.

"Phi! Kenapa tidak bilang jika temanmu yang menikah itu adalah khun Saint?" Aku ingin mencakar wajahnya yang menatapku tanpa rasa bersalah. Tapi aku hanya melakukannya dalam imajinasi ku.

I am Here For YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang