Di sebuah rumah minimalis berlantai dua yang sejuk dengan kebun penuh bunga mawar beraneka warna yang tampak cantik, dua orang wanita blasteran sedang bercengkrama.
"Beck. Maafkan aku karena selalu lupa menghubungimu, padahal aku sudah meminta kontak line mu waktu itu"
Ucap Marissa setelah meletakkan segelas teh hijau hangat di atas meja.
Sedangkan Becky hanya mengangguk singkat seraya meneruskan kegiatannya membaca isi dari kertas yang baru saja ia keluarkan dari amplop yang diberikan Marissa padanya.
Tanpa tanggal, bulan dan Tahun
Dear Tuan Putri, calon istriku.
Mungkin kamu akan kaget dengan sebutanku untukmu di suratku yang terakhir ini, juga akupun tidak menggunakan hari ulang tahunmu lagi sebagai kop surat ini.
Surat ini memang sengaja aku buat berbeda dengan suratku yang lain. Karena ada hal yang ingin aku ceritakan.
Sayang. Apa kau tahu tentang teori benang merah? Jika tidak, mari aku jelaskan.
Disana dikatakan, bila masa nya telah habis maka kita tidak akan pernah bertemu lagi, walau sedekat apapun jarak kita. Dan aku ingin mencoba peruntunganku sekarang.
Jika memang kita tidak berjodoh, maka kita tidak akan pernah bertemu lagi sampai seumur hidup.
Namun saat dimana kita dipertemukan suatu saat nanti. Entah saat apa, dimana dan dalam situasi yang bagaimana. Maka dari saat itulah teori benang merah itu tidak berlaku pada kita.
Jika kita bertemu lagi, aku pastikan kamu tidak akan bisa lepas dariku sayangku. Entah kamu melarikan diri ke ujung dunia sekalipun, Freen Chankimha akan menemukanmu.
Karena pertemuan pertama setelah kita berpisah adalah sinyal yang aku anggap semesta kirimkan padaku, bahwa kamu adalah TAKDIR KU.
See You Soon My Baby❤️
Becky menelan ludah dengan kasar setelah membaca surat itu.
"Mati aku! Harusnya aku membaca surat peringatan kematian ini sebelum bertemu dengannya. Jadi aku bisa berhati-hati agar jangan sampai Freen menemukanku. Dan sejak kapan Freen jadi menggila seperti ini ya" racau Becky dalam hati.
"Kapan kau mengenal Freen, marissa? Dan bagaimana bisa dia memberikan buku hariannya melalui dirimu? " Tanya Becky to the point segera setelah melipat surat yang telah ia baca.
"Tentu saja aku kenal, istriku adalah boss nya di kantor. Aku sering mampir dan berinteraksi dengan artis-artis GDS-59" jelas Marissa pada Becky
"Kenapa tidak jujur dari awal kalau kamu mengenalnya?" Tanya Becky sengit. Dia cukup kalut saat ini. Bayang-bayang ketahuan oleh tunangannya selalu membayangi pikirannya.
"Maafkan aku Beck. Freen melarangku berkata jujur. Dia ingin, dia sendiri yang memberi tahu mu. Dan alasan kenapa dia yang memintaku memberikannya adalah, karena phi Ize pernah bercerita random pada Freen disaat mereka bertemu di kantor, bahwa rumah kami sering diamati oleh seorang gadis"
Becky membulatkan mendengar penuturan Marissa.
"Maafkan istriku Becky, dia hanya tidak tahu jika gadis yang sering termenung memandangi rumah kami beberapa kali adalah kau, Becky Armstrong, mantan kekasih Freen. Dan Freen segera mengenalimu dari ciri-ciri yang diceritakan phi Ize waktu itu"
KAMU SEDANG MEMBACA
I am Here For You
JugendliteraturTidak apa-apa jika tidak sesuai keinginanku, tidak apa-apa jika kamu tidak menjadi milikku, sungguh. Yang terpenting bagiku adalah kamu bahagia. Senyummu, tawamu, bahagiamu adalah prioritasku. Warning 18+ 🔥 #GXG #freenbecky
